Indonesian Political, Business & Finance News

Will There Be a Special Dividend for AADI?

| | Source: INVESTOR.ID | Mining
Will There Be a Special Dividend for AADI?
Image: INVESTOR.ID

Bakal Ada Dividen Spesial AADI?

JAKARTA, investor.id - Stockbit Sekuritas menyebutkan bahwa PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) melalui anak usahanya, Adaro Capital Limited, menandatangani perjanjian untuk mendivestasikan seluruh kepemilikan atas 47,99% saham dan waran di perusahaan tambang batu bara kokas, Kestrel Coal Group Pty Ltd.

Perjanjian divestasi tersebut merupakan bagian dari rencana akuisisi 100% saham Kestrel Coal Group oleh Yancoal Australia, dengan rencana transaksi meliputi upfront cash consideration sebesar US$ 1,85 miliar; dan contingent cash consideration hingga US$ 550 juta yang akan dibayarkan dalam jangka waktu 5 tahun, dengan syarat hanya jika rata–rata harga harian indeks Platts Premium Low Vol. Hard Coking Coal FOB Australia (PLVHA00) dalam tahun penilaian melebihi US$ 225/ton.

Investment Analyst Stockbit Everson Sugianto menjelaskan, dengan memperhitungkan porsi kepemilikan 47,99% saham di Kestrel Coal Group, transaksi ini mengimplikasikan bahwa AADI akan mendapatkan dana hingga US$ 1,2 miliar, yang terdiri dari upfront cash consideration US$ 888 juta; dan contingent cash consideration hingga US$ 264 juta yang akan dibayarkan dalam jangka waktu 5 tahun, bergantung pada syarat yang disebutkan di atas.

“Yancoal Australia menyebut bahwa transaksi ini ditargetkan rampung pada 3Q26, sementara AADI menjelaskan bahwa rencana divestasi ini ditujukan untuk mendukung pelaksanaan strategi bisnis dan investasi perseroan,” jelas Everson dalam ulasannya, Rabu (15/4/2026).

Stockbit menilai transaksi ini positif untuk AADI, karena valuasi transaksi yang menarik; minimnya potensi kehilangan kontribusi laba dari divestasi Kestrel Coal Group; dan potensi pembagian dividen spesial mengingat minimnya rencana capex dan ekspansi AADI dalam waktu dekat.

Valuasi penjualan sendiri minimum 51x P/E jika tidak memperhitungkan contingent cash considerations (berdasarkan kontribusi Kestrel Coal Group sebesar US$ 17,3 juta ke laba bersih 2025 AADI dan upfront cash proceed US$ 888 juta), jauh lebih tinggi dibandingkan valuasi AADI saat ini di 6x P/E 2025.

Secara finansial, kata Stockbit, kontribusi recurring income dari Kestrel Coal Group terhadap laba bersih AADI selama 2025 hanya US$ 17,3 juta atau sekitar 2%. AADI juga berpotensi membukukan keuntungan minimum US$ 152 juta dari upfront cash considerations (20% laba bersih 2025), dengan potensi keuntungan maksimum hingga US$ 416 juta (55% laba bersih 2025) jika seluruh contingent considerations diterima dalam jangka waktu 5 tahun.

Sebagai konteks, sebut analis Stockbit, nilai buku (carrying value) Kestrel Coal Group per 2025 adalah US$ 736 juta, sementara nilai akuisisi oleh AADI pada 2018 mencapai US$ 1,1 miliar.

Menurut Stockbit, jika seluruh upfront cash considerations dibayarkan sebagai dividen, nilai yang dibayarkan mencapai Rp 1.938/saham, setara dividend yield 19% per Selasa (14/4/2026) di luar dividen reguler dari operasional.

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

FollowBaca Berita Lainnya di Google News

Read Now

View JSON | Print