West Jakarta Social Service Office nets hundreds of PPKS in February 2026
Jakarta (ANTARA) - Suku Dinas Sosial Jakarta Barat menjangkau sebanyak 203 orang Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) selama Februari 2026. Kepala Sudin Sosial Jakarta Barat, Fajar Laksono mengatakan, ratusan PPKS itu dijangkau dari sejumlah titik di wilayah Jakarta Barat. “Totalnya 203 PPKS. Paling banyak ‘Pak Ogah’ (pengatur lalu lintas liar) sebanyak 66 orang, lalu psikotik 37 orang, gelandangan 35 orang, dan dari kategori lainnya,” kata Fajar saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu. Fajar menerangkan bahwa sebagian besar PPKS yang dijaring dibawa ke Panti Sosial Kedoya untuk mendapatkan pembinaan dasar melalui asesmen petugas. “Bila didapati PPKS bukan berasal dari DKI Jakarta, maka PPKS tersebut akan dipulangkan ke daerah asal,” katanya. “Perujukan pembinaan sesuai dengan klasifikasi hasil asesmen,” ujarnya. Selain dibawa ke Panti Sosial Kedoya, PPKS juga bisa saja dibawa ke RS Jiwa Soeharto Heerdjan, Duren Sawit sesuai hasil asesmen. Untuk mencegah adanya PPKS, pihaknya juga telah menempatkan petugas di posko Satuan Tugas (Satgas) Pelayanan, Pengawasan dan Pengendalian Sosial (P3S) di lokasi-lokasi tersebut. Beberapa di antaranya di Terminal Kalideres, flyover Cengkareng, flyover Slipi, flyover Tomang, flyover Grogol, flyover Jembatan Dua dan sekitar kawasan Kota Tua.