Indonesian Political, Business & Finance News

UD IMPACT bawa 10 Startup RI bidik pasar Global - Elshinta

| | Source: ELSHINTA.COM | Business
UD IMPACT bawa 10 Startup RI bidik pasar Global - Elshinta
Image: ELSHINTA.COM

UD IMPACT bawa 10 Startup RI bidik pasar Global

UD IMPACT mempertemukan startup Indonesia dengan investor global lewat MAJU:ON Demo Day.

Ajang inkubasi startup bertajuk MAJU:ON The Final Demo Day menjadi panggung bagi 10 startup Indonesia untuk menunjukkan kemampuan mereka di hadapan investor global dan pelaku industri teknologi. Acara yang digelar oleh UD IMPACT di Jakarta, Minggu (25/5/2026), menghadirkan berbagai inovasi berbasis lingkungan, energi, dan kecerdasan buatan atau AI.

Program tersebut merupakan lanjutan dari MAJU:ON Dialogue on Entrepreneurship, Powered by AI yang sebelumnya berlangsung pada Februari 2026. Fokus utama program ini adalah membantu startup tahap awal mengembangkan ide bisnis menjadi model usaha yang siap masuk pasar internasional.

Lebih dari 200 peserta hadir dalam forum tersebut, mulai dari investor, pemerintah, akademisi, hingga pelaku industri teknologi. Beberapa tokoh yang turut hadir antara lain Director of Digital Ecosystems Development Kementerian Komunikasi dan Digital Sonny Sudayarna, Chairman Nexticorn Foundation Rudiantara, hingga perwakilan Kedutaan Besar Korea Chung Hae Kwan.

Dalam sesi presentasi utama, para startup memperkenalkan solusi teknologi untuk menjawab berbagai persoalan di sektor lingkungan dan energi. Mulai dari pengelolaan limbah, pertanian berkelanjutan, hingga pemanfaatan AI untuk mendukung efisiensi industri.

Sepuluh startup yang tampil terdiri dari Mecara Tech, Weara Tech, AIGRA, GISACT, Aruponic, Jelajah Rattan, Life Guards, Catalyssum, GoTani, dan Manacaina.

Dari seluruh peserta, GISACT berhasil keluar sebagai startup terbaik dalam MAJU:ON The Final Demo Day setelah dinilai memiliki kesiapan bisnis dan inovasi teknologi paling menonjol.

Selain presentasi bisnis, kegiatan juga diisi dengan mock investment, business matching, networking session, hingga pembentukan MAJU:ON Fund yang melibatkan investor serta audiens secara langsung.

Executive Vice President sekaligus Head of LNG Business Division SK Innovation E&S, Jong Mun Lee, mengatakan dukungan terhadap startup muda Indonesia akan terus diperkuat melalui kolaborasi global dan pembinaan berkelanjutan.

“Selama ini kami terus menemukan dan mendukung talenta muda potensial di Indonesia secara konsisten, dan hari ini seluruh proses pembinaan tersebut terbukti menghasilkan pencapaian bisnis yang nyata melalui Final Demo Day ini,” ujar Jong Mun Lee.

Menurutnya, startup Indonesia memiliki potensi besar untuk berkembang di pasar internasional, terutama yang bergerak di sektor teknologi hijau dan keberlanjutan.

“Kami akan terus menjadi mitra global yang kuat agar bisnis dan teknologi inovatif mereka dapat bertumbuh melampaui sekadar ide dan benar-benar berkontribusi pada ekosistem lingkungan dan energi Indonesia,” katanya.

Sementara itu, CEO UD IMPACT, Kim Jeong-heon, menjelaskan bahwa MAJU:ON dibangun dengan pendekatan pembinaan berbasis AI agar startup dapat lebih cepat menyesuaikan diri dengan kebutuhan pasar global.

“Berdasarkan infrastruktur dukungan startup berbasis AI yang dimiliki UD IMPACT, kami mampu membantu para peserta mengembangkan ide inovatif mereka menjadi model bisnis yang lebih matang,” ujarnya.

Kim menambahkan, pihaknya ingin memperluas konektivitas startup Indonesia dengan investor dan ekosistem teknologi internasional melalui sistem pembinaan lintas negara.

“Ke depannya, kami akan terus memimpin perluasan ekosistem startup inovatif lintas negara melalui kombinasi solusi dukungan startup berbasis AI dan sistem pembinaan global yang semakin maju,” ungkapnya.

Program MAJU:ON turut melibatkan sejumlah mitra strategis seperti Sinar Mas Land, Garuda Spark Innovation Hub, Asosiasi Inkubator Bisnis Indonesia, Universitas Ciputra, hingga Angin Dampak Jaya melalui inisiatif MAJU:ON Fund.

Kolaborasi lintas sektor itu diharapkan mampu memperkuat ekosistem startup nasional sekaligus membuka peluang investasi dan penciptaan lapangan kerja baru menuju visi Indonesia Emas 2045. (ADP)

View JSON | Print