Timeline of the Alleged Food Theft at Bibi Kelinci, Zendhy Kusuma's Version
JAKARTA, KOMPAS.com - Gitaris Zendhy Kusuma memberikan penjelasan terkait dugaan dirinya tak membayar makanan di restoran Bibi Kelinci. Mulanya, ia bersama rombongan tiba di restoran sekitar pukul 22.00 WIB. Menurut dia, saat itu restoran relatif sepi. Mereka memesan makanan dan minuman seperti pelanggan pada umumnya, namun setelah menunggu cukup lama, pesanan belum kunjung datang. Awalnya dijanjikan makanan akan siap dalam 15 menit, tetapi informasi yang diberikan berubah-ubah. “Kami kembali menunggu sesuai informasi yang disampaikan, tapi pesanan juga belum datang-datang juga dan kami tidak mendapatkan kejelasan mengenai status pesanan kami seperti apa,” kata Zendhy dalam klarifikasinya, dikutip Kompas.com, Minggu. Karena menunggu hampir dua jam tanpa kepastian, Zendhy memutuskan masuk ke area dapur untuk memastikan pesanan mereka benar-benar dibuat. Ia menegaskan tidak ada yang menghalangi saat itu. “Setelah menunggu hampir dua jam, saya masuk ke area dapur untuk memastikan apakah pesanan kami telah dibuat atau belum. Saat itu saya tidak dihalangi untuk masuk,” ujarnya. Zendhy menemukan bahwa pesanan mereka ternyata belum dibuat dan baru akan diproses saat itu juga. “Dalam kondisi emosi tersebut kami juga kemudian keluar dari restoran tersebut,” katanya. Karena kecewa, rombongan Zendhy memutuskan keluar dari restoran. Saat berada di mobil, seorang pelayan datang membawa mesin EDC untuk meminta pembayaran. “Kami tetap bersedia membayar, namun berharap dapat bertemu penanggung jawab restoran untuk menjelaskan situasi yang terjadi pada malam itu,” kata Zendhy. Zendhy sempat berniat datang kembali ke restoran pada 21 September 2025 untuk menyampaikan permohonan maaf dan membayar pesanan, tetapi pemilik restoran sedang berada di luar kota.