Indonesian Political, Business & Finance News

Targeting Wealthy Investors, Mirae Enters Wealth Management Business

| | Source: MARKET.BISNIS.COM | Business
Targeting Wealthy Investors, Mirae Enters Wealth Management Business
Image: MARKET.BISNIS.COM

Bisnis.com, JAKARTA—PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia bersiap memperluas lini bisnis dengan meluncurkan melakukan transformasi ke layanan wealth management pada kuartal III/2026.

Inisiatif ini ditujukan untuk memberikan solusi investasi yang lebih terintegrasi bagi nasabah ritel, termasuk segmen high net worth individual (HNWI).

Head of Retail Business Support Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Prisa Ngadianto, mengatakan transformasi layanan ke bisnis wealth management ditargetkan meluncur pada awal kuartal III/2026. Saat ini, Mirae tengah mengintegrasikan berbagai layanan yang telah berjalan sebelumnya.

“Targetnya awal kuartal III/2026 bisa rilis. Dari sisi perizinan operasional sebenarnya sudah ada, karena kami sudah memiliki izin sebagai broker, underwriter, dan investment banking. Tinggal pengolahan produknya saja,” ujar Prisa, Selasa (14/4/2026).

Dia menegaskan, ekspansi bisnis Mirae ke wealth management tidak akan membawa perseroan masuk ke ranah perbankan konvensional, seperti penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) atau deposito, hingga menyalurkan kredit.

Fokus utama Mirae tetap pada penyediaan produk investasi, seperti saham, reksa dana, dan obligasi, yang dikemas dalam satu ekosistem layanan terpadu.

Baca Juga

Menurutnya, selama ini layanan investasi yang dimiliki perseroan masih bersifat terpisah, sehingga ke depan akan diintegrasikan dalam satu platform untuk memudahkan nasabah dalam mengelola portofolio.

“Ke depan, nasabah tidak perlu lagi menggunakan aplikasi berbeda untuk produk yang berbeda. Saham, obligasi, dan reksa dana akan diintegrasikan dalam satu aplikasi, sehingga journey-nya lebih seamless,” jelasnya.

Saat ini, Mirae Asset telah memiliki sejumlah platform seperti HOTS, Neo HOTS, M-STOCK, dan NAVI. HOTS merupakan platform trading saham di desktop, dan Neo HOTS adalah versi mobile HOTS untuk transaksi saham via HP.

M-STOCK adalah aplikasi investasi utama yang lebih modern, sudah mencakup saham dan obligasi, dan aplikasi NAVI khusus investasi reksa dana. Ke depan, semuanya akan digabung di M-STOCK agar nasabah cukup memakai satu aplikasi.

Selain integrasi digital, perseroan juga menyiapkan pendekatan layanan berbasis advisory melalui pendampingan business specialist. Model ini diharapkan dapat memberikan pengalaman “retail rasa private” bagi nasabah.

“Selama ini kami dikenal sebagai sekuritas ritel, tapi dengan pendampingan yang kuat. Itu yang akan kami dorong sebagai kekuatan utama, termasuk untuk segmen HNWI,” kata Prisa.

Dia menyebut kehadiran wealth management bertujuan mengubah persepsi bahwa perusahaan sekuritas hanya berfokus pada transaksi saham. Perseroan ingin menjadi platform utama bagi nasabah dalam berinvestasi lintas instrumen.

Ke depan, perseroan juga menargetkan pertumbuhan nasabah ritel menjadi 500.000 orang hingga akhir 2026, dari saat ini sekitar 420.000 investor.

Dengan ekspansi ini, Mirae Asset Sekuritas Indonesia berupaya memperkuat posisi di industri sekuritas sekaligus menangkap peluang pertumbuhan bisnis wealth management yang kian berkembang di pasar domestik.

View JSON | Print