Indonesian Political, Business & Finance News

Shariah Investors Surge 425-Fold by April 2026

| | Source: INVESTOR.ID | Finance
Shariah Investors Surge 425-Fold by April 2026
Image: INVESTOR.ID

Investor Syariah Naik 425 Kali Lipat per April 2026

Jakarta, investor.id - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melaporkan, jumlah investor syariah melonjak lebih dari 425 kali lipat, yakni dari 531 investor pada 2012 menjadi 226.457 investor per April 2026.

Capaian ini mencerminkan semakin tingginya minat kepercayaan masyarakat terhadap ekosistem investasi syariah di Indonesia.

“Secara jelas pencapaian menunjukkan bahwa instrumen pasar modal syariah telah menjadi pilihan investasi bagi masyarakat Indonesia,” kata Direktur Keuangan dan Sumber Daya Manusia BEI, Risa E Rustam dalam sambutannya di Elevate 2026, Gedung BEI, Jakarta, Rabu (20/5/2026).

“Dari sisi kapitalisasi pasar, ISSI juga mencatat pertumbuhan sebesar 255% sejak 2011 hingga mencapai US$ 399 miliar,” tuturnya.

Dari sisi internasional, BEI kembali meraih penghargaan internasional dari ajang Global Islamic Finance Awards melalui kategori GIFA Championship Award for Islamic Capital Market 2025. Penghargaan tersebut menjadi penghargaan kedelapan yang diterima BEI sejak 2016.

Sebagai informasi, Elevate 2026 merupakan pengembangan dari kegiatan tahunan unggulan pasar modal syariah BEI, yaitu Sharia Investment Week, yang rutin diselenggarakan sejak tahun 2019. Acara ini menghadirkan dua agenda utama, yakni Islamic Finance News (IFN) Indonesia Forum pada Rabu (20/5/2026) dan Sharia Investment Week (SIW) 2026 pada Kamis (21/5/2026) sampai dengan Sabtu (23/5/2026).

Mengusung konsep penerbangan dan aviasi yang selaras dengan tema “Elevate: Indonesia Islamic Capital Market-15 Years Rising Heading Worldwide”, kegiatan ini juga menjadi bagian dari kampanye nasional “Aku Investor Saham” untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam berinvestasi di pasar modal syariah.

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

FollowBaca Berita Lainnya di Google News

Read Now

View JSON | Print