Indonesian Political, Business & Finance News

Prabowo Assures Global Investors in US: Indonesia Ready to Rise, No Longer a 'Sleeping Giant'

| | Source: MUREKS.CO.ID | Investment
Prabowo Assures Global Investors in US: Indonesia Ready to Rise, No Longer a 'Sleeping Giant'
Image: MUREKS.CO.ID

Presiden Prabowo Subianto baru-baru ini menegaskan posisi Indonesia sebagai kekuatan ekonomi yang bangkit di hadapan para pimpinan perusahaan investasi global terkemuka di Washington D.C., Amerika Serikat. Dalam serangkaian pertemuan strategis pada 18 dan 20 Februari 2026, Prabowo menekankan bahwa Indonesia tidak lagi ingin dikenal sebagai ‘raksasa tidur’, melainkan siap memaksimalkan seluruh potensi ekonomi nasional bersama mitra global. Diplomasi Ekonomi di Washington D.C. Kunjungan kerja Presiden Prabowo di Washington D.C. mencakup dua agenda utama yang krusial untuk menarik investasi. Pada Rabu, 18 Februari 2026, ia menghadiri Forum Bisnis Indonesia-Amerika Serikat (US-Indonesia Business Forum) yang diselenggarakan di U.S. Chamber of Commerce. Forum ini berhasil mencatatkan total komitmen perdagangan dan investasi senilai USD38,4 miliar. Kesepakatan tersebut meliputi berbagai sektor vital seperti mineral kritis, energi, pangan, manufaktur, hingga semikonduktor, dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara perusahaan-perusahaan besar seperti Freeport McMoRan, Pertamina, Halliburton, Cargill, dan lainnya. Pembaca dapat menelusuri artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id Dua hari kemudian, pada Jumat, 20 Februari 2026, Presiden Prabowo menyelenggarakan Presidential Forum on Strategic Capital & Partnership. Dalam forum ini, ia bertemu langsung dengan 12 pimpinan institusi investasi global yang secara kolektif mengelola aset lebih dari US$16 triliun. Pertemuan yang awalnya dijadwalkan satu jam ini berlangsung hampir dua jam, menandakan diskusi yang sangat produktif dan konstruktif. Penegasan Komitmen dan Tantangan Investasi Dalam dialog tersebut, Presiden Prabowo memaparkan arah kebijakan ekonomi nasional, langkah-langkah pemerintah dalam memperkuat iklim investasi, serta komitmen untuk menjaga stabilitas dan kepastian hukum. Ia secara terbuka mengakui adanya kelemahan struktural di Indonesia, termasuk masalah tata kelola pemerintahan yang baik, korupsi, dan kinerja kelembagaan yang masih lemah. Namun, Prabowo menegaskan tekad pemerintah untuk berbenah, meyakini bahwa kepastian hukum dan tata kelola yang kuat adalah fondasi utama kepercayaan investor. Para CEO global yang hadir, termasuk nama-nama besar seperti Todd L. Boehly (CEO Eldridge Industries, pemilik Chelsea dan LA Lakers) dan Armen Panossian (CEO Oaktree, pemilik Inter Milan), menyambut baik penegasan ini. Mereka menyoroti pentingnya konsistensi kebijakan, supremasi hukum, pengembangan pasar modal, dan pengelolaan risiko yang terukur sebagai faktor kunci dalam memperluas investasi di Indonesia. Peran Danantara Indonesia dan Peluang Kolaborasi Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) memainkan peran sentral dalam memfasilitasi forum ini. CEO Danantara, Rosan Perkasa Roeslani, menyatakan bahwa kehadiran Danantara diapresiasi positif oleh para investor global sebagai mitra strategis lokal yang kredibel, mampu melakukan co-investment, dan memberikan kenyamanan serta kepercayaan. Chief Investment Officer Danantara, Pandu Patria Sjahrir, menambahkan bahwa kemitraan dengan global fund manager menjadi pilar utama pendekatan investasi jangka panjang Danantara. Sektor-sektor yang menjadi fokus potensi kerja sama sangat beragam, meliputi energi terbarukan, infrastruktur, transisi energi, kewirausahaan, infrastruktur digital, dan teknologi. Bahkan, salah satu investor utama OpenAI yang hadir menunjukkan minat pada pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan efisiensi sektor BUMN di Indonesia. Minat investor global terhadap Indonesia terus meningkat, dengan beberapa di antaranya bahkan mempertimbangkan untuk membuka kantor perwakilan di Tanah Air sebagai bentuk komitmen jangka panjang. Pertemuan-pertemuan ini menegaskan peran aktif Presiden Prabowo dalam memimpin diplomasi ekonomi Indonesia, sekaligus memperkuat posisi negara sebagai mitra strategis yang stabil, terpercaya, dan terbuka bagi investasi global. Sumber: beritajejakfakta.id

View JSON | Print