National Police Chief Joins Nationwide Corn Planting Drive to Support the President's Food Self-Sufficiency Target
JAKARTA, KOMPAS.com - Police Chief General Listyo Sigit Prabowo attended a nationwide corn-planting drive for Quarter I 2026 in Ogan Ilir, South Sumatra, on Saturday (7 March 2026). The activity forms part of Polri’s commitment to support the food self-sufficiency target outlined by President Prabowo Subianto.
‘Tentunya ini menjadi program dan komitmen Polri untuk mendesak agar kita betul-betul bisa menyelesaikan apa yang menjadi target dari Bapak Presiden,’ Sigit said in a statement on Saturday.
He noted that the simultaneous corn-planting exercise is a continuation of the programme to plant one million hectares of corn.
‘Alhamdulillah hari ini kami bersama-sama melaksanakan kegiatan tanam raya jagung secara serentak untuk semester pertama, di mana kegiatan kali ini adalah merupakan program lanjutan dari target kami untuk menanam satu juta hektar,’ Sigit said.
He added that strengthening the food sector also helps anticipate dynamics of global conflicts that have been rising.
Sigit said Prabowo has repeatedly stressed the importance of national self-sufficiency in both the food and energy sectors.
‘Bapak Presiden selalu menyampaikan agar kita mampu untuk melaksanakan swasembada pangan, swasembada energi, dan tentunya ini bagian dari upaya kita untuk menciptakan swasembada ataupun ketahanan pangan khususnya jagung,’ he said.
Furthermore, he noted that increasing corn production is related to the needs for livestock feed to support the Free Nutritious Meal programme (MBG). The programme requires feed supply for both broilers and laying hens, so corn production needs to be continued.
‘Yang juga membutuhkan pakan ternak baik untuk ayam potong ataupun ayam petelur, sehingga kemudian ini pun harus terus kita dorong,’ Sigit added.
He said financing support is expected to boost farmers’ enthusiasm for developing farming enterprises.
‘Harapan kita dengan diberikannya KUR ini dari bank-bank Himbara, ini juga bisa membuat petani lebih bergairah. Karena petani memiliki modal yang bisa digunakan mulai dari pertanaman, kemudian perawatan dengan menggunakan pupuk dan pestisida, maupun nanti setelah selesai,’ Sigit concluded.