Intention for Zakat al-Fitr for the Whole Family: Arabic, Latin, and How to Carry It Out
Ramadan discussions extend to geopolitical dynamics. Zakat al-Fitr is an Islamic pillar required of every Muslim before the dawn of Eid al-Fitr. For a household head, the obligation extends not only to himself but also to those under his care, such as a wife, children, and even a domestic helper whose sustenance is covered by syariah.
Understanding the intention for zakat al-Fitr for the family is crucial for the act to be valid. The intention distinguishes worship from ordinary acts, and in Islam, intention is the determinant of acceptance.
By default, every Muslim must pay zakat al-Fitr for himself. However, for family members who are not financially able or are dependents, the obligation shifts to the head of the family (father or husband). This includes underage children, wives, and elderly parents who cannot work.
The following are various lafaz niat that can be adapted to whoever in the family will have zakat paid for them:
نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنِّيْ وَعَنْ جَمِيْعِ مَا يَلْزَمُنِيْ نَفَقَاتُهُمْ شَرْعًا فَرْضًا لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin: Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri ’annii wa ’an jami’i maa yalzamunii nafaqaatuhum syar’an fardhan lillaahi ta’aalaa.
Artiyah: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku dan seluruh orang yang nafkahnya menjadi tanggunganku secara syariat, fardu karena Allah Ta’ala.”
نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنْ زَوْجَتِيْ فَرْضًا لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin: Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri ’an zaujatii fardhan lillaahi ta’aalaa.
Artiyah: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk istriku, fardu karena Allah Ta’ala.”
Untuk anak laki-laki, gunakan kata waladii, sedangkan untuk anak perempuan gunakan kata bintii disertai penyebutan nama anak.
Latin (Laki-laki): Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri ’an waladii … fardhan lillaahi ta’aalaa.
Latin (Perempuan): Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri ’an bintii … fardhan lillaahi ta’aalaa.
Berdasarkan ketentuan syariat dan konversi BAZNAS untuk tahun 2026, berikut adalah besaran zakat fitrah yang harus disiapkan:
Agar prosesi ibadah berjalan lancar, pastikan Anda mengikuti urutan berikut:
Ya, jika bayi lahir sebelum matahari terbenam pada hari terakhir Ramadan, maka ia wajib dizakatkan oleh walinya.
Waktu yang paling afdal adalah setelah salat Subuh di hari Idulfitri sebelum salat Id dimulai. Namun, diperbolehkan membayarnya sejak awal Ramadan.
Demikian panduan niat zakat fitrah untuk keluarga. Semoga ibadah kita semua diterima oleh Allah SWT dan membawa keberkahan bagi sesama.