Indonesian Political, Business & Finance News

Hundreds of Hunan Companies Attend Indonesia–China Business Forum Hosted by Indonesian Embassy in Beijing

| | Source: AKURAT.CO | Trade
Hundreds of Hunan Companies Attend Indonesia–China Business Forum Hosted by Indonesian Embassy in Beijing
Image: AKURAT.CO

Ratusan Perusahaan Hunan Padati Forum Bisnis Indonesia–Tiongkok yang Digelar KBRI Beijing

AKURAT.CO Kedutaan Besar Republik Indonesia di Beijing bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Hunan dan China Council for the Promotion of International Trade (CCPIT) Hunan Sub-Council menyelenggarakan Indonesia–China Business Dialogue bertema “Shared Resilience, Shared Future: Investing for a Sustainable Partnership” di Niccolo Changsha, Tiongkok.

Sekitar 200 perusahaan dari Indonesia dan Tiongkok menghadiri forum bisnis tersebut.

Dalam sambutan pembukaannya, Duta Besar RI untuk Republik Rakyat Tiongkok, Djauhari Oratmangun, menyampaikan semakin tingginya kepercayaan komunitas bisnis Tiongkok terhadap prospek ekonomi Indonesia.

Menurutnya, keberhasilan sejumlah industri asal Hunan dalam berinvestasi di Indonesia turut mendorong minat pelaku usaha lain untuk mengikuti jejak tersebut.

“Kepercayaan ini dibuktikan melalui angka perdagangan dan investasi yang terus meningkat. Pada tahun lalu, total perdagangan kedua negara mencapai 167,48 miliar dolar AS, dengan peningkatan ekspor Indonesia sebesar 16,7 persen,” ujar Djauhari, Selasa (10/3/2026).

Ia menambahkan, investasi dari Tiongkok dan Hong Kong di Indonesia telah mencapai 18,1 miliar dolar AS, menjadikannya salah satu sumber investasi asing terbesar bagi Indonesia.

Forum bisnis ini menghadirkan sejumlah pembicara dari berbagai latar belakang, antara lain perwakilan Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Executive Vice President Operasi Sistem Ketenagalistrikan PT PLN (Persero), serta Kepala Kantor Bank Indonesia Beijing.

Diskusi yang dipandu Wakil Duta Besar RI Irene Umar menyoroti berbagai peluang kerja sama di bidang konektivitas dan logistik, penguatan infrastruktur energi dan jaringan listrik nasional berbasis energi terbarukan, hilirisasi mineral, ekonomi hijau, hingga industri kesehatan dan bioteknologi.

Dalam forum tersebut juga diumumkan empat komitmen kerja sama baru.

Kerja sama tersebut meliputi program pengembangan sumber daya manusia dari CNGR kepada pemerintah Indonesia, kolaborasi riset antara CNGR dan Universitas Gadjah Mada, bantuan battery storage dari Pingalax kepada pemerintah Indonesia, serta kerja sama bisnis pengolahan bauksit dan alumina antara China Mining (Shanxi) Energy Group dengan PT Berkah Inti Energi, PT Anugerah Mineral Global, dan PT Mitra Sejahtera Mandiri.

Selain sesi dialog dan presentasi, secara paralel juga digelar sesi business matching antara Indonesia Investment Promotion Centre Beijing dengan lebih dari 60 pengusaha dan investor potensial dari Hunan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya diplomasi ekonomi KBRI Beijing untuk memperluas kerja sama Indonesia dengan berbagai provinsi di Tiongkok, termasuk Provinsi Hunan yang dikenal sebagai salah satu pusat industri manufaktur, konstruksi, dan teknologi di negara tersebut.

Sebagai bagian dari rangkaian kunjungan ke Changsha, pada 9 Maret 2026 Dubes Djauhari juga melakukan pertemuan dengan Wakil Gubernur Hunan guna mendorong penguatan kerja sama antara Indonesia dan Hunan, khususnya di bidang ekonomi serta sosial budaya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

View JSON | Print