Indonesian Political, Business & Finance News

House Commission XII Appreciates PT Vale's Tripartite Collaboration to Strengthen National Nickel Downstreaming

| | Source: SULTRA.ANTARANEWS.COM | Mining
House Commission XII Appreciates PT Vale's Tripartite Collaboration to Strengthen National Nickel Downstreaming
Image: SULTRA.ANTARANEWS.COM

Komisi XII DPR RI apresiasi kolaborasi tripartit PT Vale perkuat hilirisasi nikel nasional

Kendari (ANTARA) - Komisi XII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Bambang Patijaya memberikan apresiasi terhadap langkah strategis PT Vale Indonesia dalam mendukung percepatan hilirisasi nikel nasional melalui pembangunan pabrik pengolahan nikel dengan teknologi High Pressure Acid Leaching (HPAL) di Pomalaa Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya saat ditemui di Kendari, Rabu, mengatakan bahwa kolaborasi tripartit antara PT Vale Indonesia, Huayou Cobalt, dan Ford Motor Co merupakan langkah nyata dalam memperkuat ekosistem investasi di sektor minerba.

“Kerja sama tripartit ini saya pikir akan menjadi salah satu penguat sekaligus contoh nyata investasi di bidang pernikelan,” kata Bambang Patijaya saat melaksanakan Kunjungan Kerja Spesifik Komisi XII di Kendari, Sultra.

Menurut dia, pengembangan nikel di Indonesia kini tidak lagi hanya terpaku pada pengolahan logam dasar, melainkan sudah merambah ke sektor yang lebih strategis untuk kebutuhan teknologi masa depan.

Bambang Patijaya juga menjelaskan bahwa pembangunan pabrik HPAL tersebut menjadi bukti komitmen pelaku industri dalam mendukung pengembangan baterai kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV).

“Nikel tidak semata-mata kita kembangkan dari aspek logam saja, tetapi juga dari sisi HPAL untuk mendukung pengembangan baterai EV. Untuk itu, kami memberikan apresiasi dan dorongan penuh,” ujarnya.

Dia berharap proyek strategis ini dapat segera terealisasi sesuai target agar posisi tawar Indonesia di kancah global semakin kuat, terutama sebagai penyedia bahan baku utama komponen baterai dunia.

“Mudah-mudahan ini segera terealisasi, sehingga dengan demikian Indonesia segera menjadi salah satu pemain utama, setidaknya dimulai dari penguasaan di sektor hulu baterainya dulu,” tambahnya.

Diketahui, proyek pabrik pengolahan nikel di Blok Pomalaa, Sulawesi Tenggara ini diproyeksikan akan menjadi salah satu pilar penting dalam peta jalan hilirisasi pemerintah guna meningkatkan nilai tambah sumber daya alam di dalam negeri.

Zabur Karuru

COPYRIGHT © ANTARA 2026

View JSON | Print