Harga Minyak Bisa Naik, Menkeu Sebut Ekonomi RI masih Aman Setahun
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, ekonomi Indonesia diyakini masih memiliki ketahanan meski terjadi eskalasi konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel. Ekonomi dan keuangan negara disebut mampu menahan beban hingga satu tahun dari dampak konflik tersebut. ‘Kita hitung simulasi, angka harga minyak di level tertentu ya setahun, setahun ini. Jadi masih bisa di-absorb kalau harga minyak naik terus. Tapi kalau ekstrem sekali, kita akan hitung ulang,’ ujarnya seusai menghadiri pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Selasa (3/3) malam. Hitungan ketahanan tersebut, kata Purbaya, didasarkan pada asumsi konflik Iran dengan AS dan Israel berlangsung setidaknya hingga satu tahun. Dia optimistis APBN mampu menjadi bantalan bagi perekonomian nasional. Menurutnya ada perbaikan dari sisi penerimaan negara, utamanya pada pos perpajakan. ‘Kalau analisa kita yang ada sekarang sih masih cukup baik. Jadi nggak ada masalah. Karena tax collection kita membaik. Januari-Februari kan tumbuhnya 30%, itu angka yang signifikan sekali,’ kata Purbaya. ‘Artinya ada perbaikan signifikan ekonomi dan perilaku orang-orang pajak dan bea cukai kita,’ pungkasnya.