Fishermen thank Prabowo for KNMP development in Banyuwangi
Para nelayan di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto. Mereka mengharapkan keberadaan KNMP dapat membawa perubahan positif, khususnya bagi para nelayan. “Saya ucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto serta pemerintah daerah. Kami sangat berharap dengan adanya fasilitas yang memadai nelayan dapat lebih sejahtera serta ekonomi lebih meningkat,” ujar Sunarti (46) selaku Ketua Kelompok Pengelola dan Pemasar Hasil Laut (Poklasar) dalam keterangan diterima di Jakarta, Selasa. KNMP Banyuwangi terletak di kawasan pesisir Plengsengan Ancol, Kelurahan Lateng, Kabupaten Banyuwangi. Program pembangunan KNMP tersebut diapresiasi karena menyediakan infrastruktur yang modern, seperti cold storage, pabrik es, serta kios perbaikan nelayan. Bangunan semakin lengkap dengan adanya puluhan kios, kantor koperasi, dan kios perbekalan nelayan sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan nelayan yang ada di wilayah Banyuwangi. Sunarti mengatakan saat ini terdapat 20 kios yang tersedia di KNMP Plengsengan Ancol. Dengan mengusung rumah adat Suku Osing berornamen batik Gajah Oling, pihaknya optimistis nantinya daya tarik pengunjung semakin tinggi. “Semoga nanti bisa menjadi salah satu destinasi yang juga diminati pengunjung, agar ekonomi warga pesisir lebih meningkat,” ucapnya. Hal senada juga disampaikan Saifulrahman (49) yang berprofesi sebagai nelayan lebih dari 30 tahun. Ia mengharapkan program pembangunan KNMP bisa membawa perubahan positif bagi para nelayan di Banyuwangi. “Tentu kami berterima kasih disediakan bangunan yang kokoh, yang bagus dan memadai. Selain itu, dalam kunjungan menteri kali ini usulan kami terkait bantuan kapal juga diusahakan,” tuturnya. Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono meninjau proyek KNMP Lateng, Banyuwangi. Usai berkeliling, ia langsung memuji hasil dari pembangunan, baik dari kualitas hingga bahan material yang digunakan. “Jadi, setiap titik kampung nelayan kebetulan ini tematik. Kalau di beberapa wilayah lain itu lebih ke arah produksi, sarana prasarana produksi, tetapi kalau di sini lebih ke tematik hilirnya,” ujar Trenggono. Menurutnya, Kementerian Kelautan dan Perikanan membangun KNMP tersebut sebagai upaya membangun ekosistem ekonomi pesisir yang berkelanjutan dan terintegrasi. Sebagai informasi, Kementerian Kelautan dan Perikanan menggelontorkan dana hingga Rp1,34 triliun untuk membangun 65 KNMP di sejumlah wilayah di Indonesia. Program itu untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di desa-desa nelayan melalui peran aktif koperasi dan masyarakat.