Deputy Speaker of the MPR: International Women's Day is a crucial moment to raise awareness of gender equality
Jakarta – Lestari Moerdijat, Wakil Ketua MPR RI, menyatakan bahwa Hari Perempuan Internasional (IWD) adalah momentum untuk membangkitkan kesadaran setiap warga negara akan pentingnya kesetaraan dan keadilan bagi perempuan. “Kepedulian terhadap keadilan dan kesetaraan perempuan tidak bisa sepenuhnya terwujud bila tidak didukung semua pihak dan kebijakan yang berdampak secara struktural di masyarakat,” katanya di Jakarta pada Minggu. Tema peringatan IWD 2026 adalah “Give To Gain”, yang berarti memberi untuk mendapatkan, menekankan pada kekuatan kolaborasi, kemurahan hati, dan investasi sosial untuk menciptakan kesetaraan gender. Nilai-nilai itu, katanya, menjadi pengingat bahwa perjuangan mewujudkan kesetaraan gender tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan juga seluruh elemen masyarakat. Ia juga menambahkan bahwa peringatan tersebut tidak hanya sebagai ajang perayaan, tetapi juga refleksi atas berbagai tantangan yang masih dihadapi perempuan di berbagai sektor kehidupan, mulai dari ekonomi, politik, hingga perlindungan dari kekerasan. Data Survei Pengalaman Hidup Perempuan Nasional (SPHPN) 2024 menunjukkan bahwa satu dari empat perempuan berusia 15–64 tahun di Indonesia pernah mengalami kekerasan fisik atau seksual sepanjang hidupnya. Menurut dia, hal itu menunjukkan bahwa kesetaraan gender dan perlindungan terhadap perempuan masih menjadi isu krusial dan pekerjaan rumah bagi pemerintah dan masyarakat. Ia berharap momentum IWD tahun ini dapat memperkuat kesadaran kolektif anak bangsa untuk mempercepat terwujudnya keadilan dan kesempatan yang setara bagi perempuan Indonesia.