Coal Stock Gains as Oil Price Volatility Drives Market Sentiment
AADI dan ITMG Duet Maut
JAKARTA, investor.id – Volatilitas tinggi harga minyak mengindikasikan bahwa pasar masih khawatir terhadap nasib pasokan. Alih-alih saham migas, pilihan utama jatuh pada saham batu bara, seperti AADI dan ITMG.
Penutupan Selat Hormuz mengganggu pasokan sekitar 20 juta barel per hari. Meski International Energy Agency (IEA) sepakat melepas cadangan minyak sebanyak 400 juta barel atau terbesar dalam sejarah, kapasitas laju pelepasan harian secara historis tidak pernah lebih dari 2 juta barel per hari, jauh dari volume yang terganggu di Selat Hormuz.
“Pasar masih menunggu rincian jadwal dan laju pelepasan harian cadangan minyak IEA tersebut,” tulis Lead Investment Analyst Stockbit Sekuritas, Edi Chandren dalam catatannya, yang dikutip pada Jumat (13/3/2026).
Menurut Edi, makin lama harga minyak bertahan di level tinggi, tekanan pada APBN berpotensi makin besar, yang dapat berujung pada kenaikan harga BBM atau pemangkasan belanja pemerintah.
Namun, kenaikan harga minyak secara historis kerap diikuti oleh kenaikan harga batu bara dan CPO, yang merupakan 2 komoditas ekspor utama Indonesia. Dengan demikian, dampak keseluruhan bagi Indonesia akan bergantung kepada dinamika ketiganya.
Karena itu, saham di sektor batu bara, seperti PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), dapat menjadi pilihan bagi investor dalam skenario harga minyak yang tinggi secara berkepanjangan.
Sebab harga minyak dan gas yang tinggi secara berkepanjangan, ditambah kenaikan biaya pengiriman dan keterlambatan logistik, akan mendorong peralihan bahan bakar – salah satunya ke batu bara – yang membuat harga batu bara global melonjak tajam.
Pada perdagangan Kamis (12/3/2026), saham AADI ditutup melonjak 5,7% ke level Rp 10.175 dan ITMG melejit 5,6% ke posisi Rp 27.725.
Saham TAPG meningkat 4,5% ke level Rp 1.725 dan DSNG terkerek 2,9% ke posisi Rp 1.390.
Target Harga Saham
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now