AADI Shares Suddenly Plunge, Here's Why
Saham AADI Mendadak Anjlok, Ini Gara-garanya
JAKARTA, investor.id – Saham PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) mendadak anjlok pada sesi I perdagaangan Senin (4/5/2026). Di sekitar pukul 09.08 WIB, saham AADI minus 6,25% ke Rp 10.875.
Sudah sebanyak 3,53 juta saham Adaro Andalan Indonesia (AADI) diperdagangkan, frekuensi 2.270 kali, dan nilai transaksi Rp 38,88 miliar.
Saham emiten batu bara ini anjlok karena tekanan jual. Mengacu data aplikasi Stockbit Sekuritas, saat berita ini disusun, saham AADI membukukan net sell Rp 14,2 miliar.
Investment Analyst Stockbit, Everson Sugianto menyebutkan Adaro Andalan Indonesia (AADI) mencatat laba bersih US$ 143 juta pada 1Q26 (-17% QoQ, -27% YoY), di bawah ekspektasi karena setara 16% estimasi 2026F konsensus (vs. rata–rata 1Q 2 tahun terakhir: 24% realisasi tahunan).
“Penurunan laba bersih utamanya ditekan oleh penurunan pendapatan (-20% QoQ) seiring menyusutnya volume penjualan (-22% QoQ),” sebut Everson dalam catatannya, Senin ini.
Selain itu, lanjutnya, kenaikan harga jual rata–rata (ASP) terbatas (+2% QoQ) dibandingkan kenaikan harga batu bara acuan (vs. ICI–3: +22% QoQ, ICI–4: +33% QoQ), seiring penurunan harga ekspor (-1% QoQ) yang menyumbang 74% pendapatan konsolidasi, meski harga domestik naik pada 1Q26 (+13% QoQ).
Margin laba kotor naik +20 bps QoQ meski cash cost per ton naik +7% QoQ. Hal ini dibantu oleh penurunan biaya pembelian batu bara serta penumpukan persediaan akibat penurunan volume penjualan yang lebih dalam dari volume produksi.
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now