Stock Exchange Transparent on Method for Selecting HSC Shares
Bursa Terus Terang soal Cara Pilih Saham HSC
JAKARTA, investor.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) buka-bukaan cara menentukan alias pilih-pilih saham HSC (high shareholding concentration).
Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Irvan Susandy menjelaskan poin-poin terkait saham HSC. Menurutnya list saham HSC merupakan pengumuman yang diberikan oleh BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) atas saham yang terindikasi mempunyai konsentrasi kepemilikan oleh sejumlah investor yang terbatas.
“HSC ditentukan oleh komite khusus yang terdiri dari BEI dan KSEI yang memperhatikan dari aspek pengawasan, perusahaan tercatat dan para pemegang sahamnya,” paparnya kepada media, Rabu (22/4/2026).
Tujuan dari HSC adalah untuk meningkatkan transparansi kepada publik atas informasi konsentrasi perusahaan tercatat. “Proses flow penentuan HSC dimulai dengan trigger factor, HSC checking sampai dengan pengumuman,” sambung Irvan.
Dalam trigger factor process, jelasnya, saham yang terkena trigger factor yang ditentukan oleh komite HSC akan ditindaklanjuti dengan assessment shareholding structure. Adapun trigger factor memperhatikan beberapa aspek seperti price volatility, aspek pengawasan, liquidity, dll.
Dalam hal saham terindikasi memiliki HSC, maka BEI akan mengumumkan kepada publik.
Perusahaan tercatat, katanya, dapat memperbaiki kondisi shareholding structure dari HSC dengan melakukan improvement antara lain refloat, corporate action dll.
“BEI akan kembali melakukan pengumuman (recovery announcement) kepada publik ketika perusahaan tercatat sudah terbukti tidak lagi memiliki konsentrasi dalam kepemilikan sahamnya,” pungkasnya.
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now