Indonesian Political, Business & Finance News

Russian Ambassador Sergey Tolchenov: Russia-Indonesia Share a Special History

| | Source: MEDIA_INDONESIA Translated from Indonesian | Politics
Russian Ambassador Sergey Tolchenov: Russia-Indonesia Share a Special History
Image: MEDIA_INDONESIA

DUTA Besar Rusia untuk Indonesia, Sergey Tolchenov, menegaskan bahwa hubungan bilateral antara Rusia dan Indonesia yang telah terjalin selama 76 tahun memiliki nilai sejarah yang istimewa. Hal tersebut ia sampaikan dalam pidato perayaan Hari Nasional Rusia yang digelar di Jakarta, Senin. “Dibangun 76 tahun yang lalu, hubungan Rusia-Indonesia memiliki sejarah yang istimewa, termasuk memfasilitasi penegakan kedaulatan nasional dan integritas wilayah Indonesia,” ujar Dubes Tolchenov. Ia menekankan bahwa di tengah era globalisasi dan meningkatnya interdependensi global, perkembangan Rusia tidak dapat dipisahkan dari penguatan hubungan dengan negara-negara sahabat, khususnya Indonesia. Menurutnya, Deklarasi Kemitraan Strategis yang diadopsi pemimpin kedua negara tahun lalu telah menjadi fondasi kokoh bagi stabilitas hubungan bilateral di masa depan. Dalam setahun terakhir, Tolchenov mencatat adanya kemajuan signifikan yang ditandai dengan intensitas pertemuan tingkat tinggi. Presiden Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Rusia Vladimir Putin tercatat telah menggelar empat kali pertemuan dalam kurun waktu tersebut. Selain diplomasi eksekutif, pertukaran antarparlemen juga dinilai semakin aktif. Hal ini dibuktikan dengan kunjungan Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan B. Najamudin, ke Rusia pada Mei lalu. Di sektor ekonomi, Komisi Gabungan Rusia-Indonesia untuk Kerja Sama Perdagangan, Ekonomi, dan Teknis memegang peranan sentral. Komisi yang diketuai bersama oleh Wakil Perdana Menteri Pertama Rusia Denis Manturov dan Menko Perekonomian RI Airlangga Hartarto ini terakhir kali mengadakan pertemuan di Kazan pada Mei lalu. “Kami yakin bahwa dalam waktu dekat, kita akan dapat bergerak menuju implementasi praktis dari kesepakatan yang telah dicapai, baik secara bilateral maupun dalam kerangka Perjanjian Perdagangan Bebas Indonesia-EAEU (Indonesia-Eurasian Economic Union Free Trade Agreement atau I-EAEU FTA) yang ditandatangani di St. Petersburg pada Desember 2025,” tambahnya. Perayaan Hari Nasional Rusia tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi Indonesia.

View JSON | Print