Ramadan Iftar Schedule for Kupang City and the NTT Region Today, 4 March 2026
Ramadan is the month awaited by Muslims worldwide, including in NTT and its surrounding areas. Each day, Muslims observe fasting from dawn until sunset, abstaining from eating, drinking, and other things that invalidate the fast.
To help the community observe their worship in a more orderly manner, below are the iftar times for Wednesday 4 March 2026 / 14 Ramadhan 1447 H for the Bali region and its surroundings.
Iftar Schedule for the NTT Region and Surroundings for Wednesday, 4 March 2026 / 14 Ramadhan 1447 H.
Kota Kupang
Maghrib: 18:09 WITA
Isya: 19:18 WITA
Kabupaten Kupang
Maghrib: 18:07 WITA
Isya: 19:17 WITA
Kabupaten Timor Tengah Selatan
Maghrib: 18:10 WITA
Isya: 19:15 WITA
Kabupaten Timor Tengah Utara
Maghrib: 18:05 WITA
Isya: 19:14 WITA
Kabupaten Belu
Maghrib: 18:03 WITA
Isya: 19:12 WITA
Kabupaten Malaka
Maghrib: 18:03 WITA
Isya: 19:13 WITA
Kabupaten Rote Ndao
Maghrib: 18:11 WITA
Isya: 19:21 WITA
Kabupaten Manggarai Barat
Maghrib: 18:23 WITA
Isya: 19:32 WITA
Kabupaten Sabu Raijua
Maghrib: 18:15 WITA
Isya: 19:25 WITA
Dua Buka Puasa
Waktu berbuka tidak hanya tentang menghilangkan rasa haus dan lapar, tetapi juga merupakan saat dimana doa-doa dikabulkan dengan sangat kuat.
Oleh karena itu, disarankan bagi umat Islam untuk memperbanyak doa saat berbuka puasa. Salah satu doa yang dapat diucapkan adalah doa yang sering dibaca ketika berbuka.
Dikutip dari detikBali berdasarkan penjelasan Ustadz Adi Hidayat dalam video “Tentang Doa Berbuka Puasa (Part 2)” yang diunggah ke kanal YouTube resminya, kamu dapat mengamalkan dua doa berikut saat berbuka puasa:
Versi Pertama
ذَهَبَ الظَّمَـأُ، وابْــتَلَّتِ العُرُوقُ، وثَــبَتَ الأَجْرُ إِن شَاءَ اللهُ
Dzahabazh zhoma’u wabtallatil ’uruqu wa tsabatal ajru, insyaallah
Artinya: “Rasa dahaga telah hilang, kerongkongan telah basah dan atas kehendak Allah pahala telah ditetapkan. Insya Allah.” (HR Abu Daud)
Versi Kedua
اَللّٰهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ
Allaahumma lakasumtu wabika aamantu wa’alaa rizqika afthortu birahmatika yaa arhamar-roohimiin.
Artinya: “Ya Allah karena-Mu aku berpuasa, dengan-Mu aku beriman, kepada-Mu aku berserah dan dengan rezeki-Mu aku berbuka (puasa), dengan rahmat-Mu, Ya Allah yang Tuhan Maha Pengasih.” (HR Bukhari dan Muslim)
Berdasarkan keterangan Ustadz Adi Hidayat, cara mengamalkan doa buka puasa di atas dapat dengan menggabungkannya. Jadi, doa Dzahabazh zhoma’u dibaca sebagai pembuka, kemudian diikuti dengan doa Allahumma laka shumtu.
Kapan waktu yang tepat membacakan doa buka puasa? Dilansir laman Almanhaj, Rasulullah biasanya membacakan doa Dzahabazh zhoma’u selepas ia membatalkan puasanya.
Ini juga sesuai dengan arti dari bacaan doa buka puasa tersebut, yaitu “Telah hilang rasa haus dan urat-urat telah basah …”