Persib vs Persijap: Eliano Reijnders Must Go All Out in the Title-Defining Match
Gelandang andalan Persib Bandung, Eliano Reijnders, menegaskan bahwa timnya tidak akan memandang sebelah mata kekuatan Persijap Jepara pada laga pamungkas Super League 2025/2026. Pertandingan yang akan digelar di Ster Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Sabtu (23/5) dianggap sebagai partai hidup mati untuk mengunci gelar juara.
Pemain bernomor punggung dua itu menyatakan bahwa seluruh penggawa Maung Bandung sepakat memperlakukan laga ini layaknya sebuah partai final. Kemenangan menjadi harga mati agar perayaan juara bersama Bobotoh bisa berjalan sempurna tanpa bergantung pada hasil pertandingan tim lain.
“Ini seperti pertandingan final yang besar. Kami harus menang dan setelah itu kami bisa merayakannya bersama Bobotoh. Tapi pertama-tama, kami harus menang dulu,” ujar Reijnders saat ditemui di Bandung, Kamis (21/5).
Persib Bandung saat ini berada di posisi terdepan dalam perburuan takhta juara. Hingga pekan ke-33, Pangeran Biru masih kokoh di puncak klasemen dengan raihan 78 poin, unggul tipis dua angka dari pesaing terdekat mereka, Borneo FC Samarinda.
Secara matematis, Persib hanya membutuhkan hasil imbang (satu poin) untuk memastikan trofi Super League musim ini jatuh ke pelukan mereka. Namun, Reijnders menekankan adanya motivasi tambahan, yakni membalas kekalahan yang diderita Persib dari Persijap pada putaran pertama lalu.
“Mereka tim yang bagus. Saya rasa mereka banyak meraih kemenangan di putaran kedua. Jadi, ini akan menjadi pertandingan yang sulit,” tambah pemain keturunan Indonesia-Belanda tersebut.
Dukungan suporter fanatik, Bobotoh, diharapkan menjadi pemain ke-12 yang mampu mengintimidasi lawan sekaligus membakar semangat juang para pemain di lapangan. Reijnders meyakini kehadiran penuh penonton di GBLA akan menjadi faktor pembeda dalam laga krusial ini.
“Saya berharap Bobotoh akan mendukung kami, karena kami sangat membutuhkan mereka di laga ini,” pungkasnya.
Jika berhasil meraih hasil positif, Persib Bandung akan mengakhiri musim 2025/2026 sebagai kampiun tertinggi sepak bola Indonesia, sekaligus memutus dahaga gelar bagi publik Jawa Barat. (Ant/I-1)
MENJELANG laga pamungkas BRI Super League antara Persib Bandung dan Persijap Jepara, Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat telah menyusun strategi pengamanan intensif.
Pemkot Bandung siapkan JPO Asia Afrika untuk selebrasi juara Persib Bandung. Akses dibatasi hanya untuk pemain dan ofisial demi keamanan dan cagar budaya.
Wagub Jabar Erwan Setiawan meminta Bobotoh tertib di GBLA dan mematuhi aturan tanpa flare. Simak rute konvoi juara Persib Bandung pada 24 Mei 2026.
Ketua Viking Tobias Ginanjar imbau Bobotoh tertib di laga penentu juara Persib vs Persijap. Dilarang masuk lapangan dan nyalakan flare demi seremoni sakral.
Polres Garut dan Polres Tasikmalaya Kota gelar razia knalpot brong jelang laga Persib vs Persijap guna menjaga kamtibmas dan kenyamanan masyarakat.
Persijap kini menempati peringkat ke-13 klasemen dengan koleksi 35 poin. Disiplin permainan serta organisasi tim menjadi kekuatan utama mereka sepanjang musim.