Indonesian Political, Business & Finance News

Pelaku Usaha Manfaatkan Forum B2B IGS Makassar 2026 untuk Buka Peluang Ekspor

| | Source: MAKASSAR.TRIBUNNEWS.COM | Economy
Pelaku Usaha Manfaatkan Forum B2B IGS Makassar 2026 untuk Buka Peluang Ekspor
Image: MAKASSAR.TRIBUNNEWS.COM

Pelaku Usaha Manfaatkan Forum B2B IGS Makassar 2026 untuk Buka Peluang Ekspor

Mulai dari investasi pariwisata, perdagangan, hingga penguatan rantai pasok komoditas.

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Ruang Lontara 2 dan Blue Lemon The Rinra Hotel, Makassar, Rabu (24/6/2026), berubah menjadi pusat pertemuan bisnis internasional.

Sejak pukul 11.10 WITA, sesi Business to Business (B2B) dalam rangka Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) 2026 berlangsung paralel dengan ritme cepat dan tertata.

Di ruang Lontara 2, Wali Kota Makassar menerima satu per satu delegasi negara dengan skema pertemuan 15 menit yang berlangsung bergantian tanpa jeda panjang.

Nama-nama delegasi dari berbagai negara seperti Francisco Jose Masis Holdridge, Leone Bainivanua, hingga Yevhenia Shynkarenko terlihat aktif memaparkan peluang kerja sama.

Mulai dari investasi pariwisata, perdagangan, hingga penguatan rantai pasok komoditas.

Di sisi lain, suasana lebih dinamis terlihat di ruang Blue Lemon, tempat puluhan meja negosiasi berjalan secara paralel.

Sebanyak 12 hingga 13 meja aktif beroperasi bersamaan, mempertemukan delegasi dengan perusahaan-perusahaan lokal Makassar.

Perusahaan seperti Kopi Leluhur, PT TOARCO JAYA, PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo), hingga PT Kawasan Industri Makassar (KIMA) tampak bergantian melakukan presentasi peluang investasi kepada mitra internasional dari Filipina, Belanda, Meksiko, hingga Tunisia.

Sistem pertemuan yang berlangsung serentak membuat suasana ruang B2B terasa hidup namun tetap terkendali.

Para liaison officer (LO) terlihat sibuk mengatur alur delegasi, memastikan setiap negara mendapatkan jadwal pertemuan sesuai slot yang telah ditentukan.

Skema ini juga memperlihatkan intensitas diplomasi ekonomi yang tinggi.

Dalam satu jam lebih, puluhan pertemuan terjadi secara bergantian, dengan fokus pada komoditas unggulan Makassar seperti kopi, perikanan, industri pelabuhan, hingga kawasan industri dan pariwisata.

Selain itu, sistem pencatatan tindak lanjut atau follow up tracker juga diterapkan untuk memastikan setiap pertemuan tidak berhenti pada tahap diskusi awal, melainkan berlanjut ke penjajakan kerja sama konkret dalam waktu 7 hingga 30 hari ke depan.

Dengan format yang padat, terstruktur, dan multilateral ini, B2B IGS 2026 menjadi salah satu sesi paling intens dalam forum diplomasi ekonomi tersebut.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Makassar, Mario Said, menyebut Investment Forum IGS dirancang tidak hanya sebagai ajang promosi investasi.

View JSON | Print