Pakuwon Group Clarifies Fencing of Surabaya Malls Amid Viral Speculation
Sejumlah mal di bawah naungan Pakuwon Group di Surabaya, Jawa Timur, mendadak melakukan pemasangan pagar di sekeliling areanya, memicu perbincangan warganet yang mengaitkannya dengan antisipasi terhadap isu lesunya ekonomi. Namun, pengelola dengan tegas membantah keterkaitan tersebut.
Mal-mal milik Pakuwon Group yang mulai membangun pagar antara lain Pakuwon Mall di Surabaya Barat, Royal Plaza di Surabaya Selatan, dan Pakuwon City Mall di Surabaya Timur. Di Pakuwon Mall, pagar besi palisade berwarna hijau setinggi sekitar 2,5 meter dengan ujung meruncing telah terpasang, memisahkan area parkir dan pintu masuk mal dari akses pejalan kaki di trotoar. Sementara di Royal Plaza, pembangunan pagar dengan kolom beton dan besi runcing setinggi sekitar 3 meter masih berlangsung.
Direktur Marketing Pakuwon Group, Sutandi Purnomosidi, membantah pemasangan pagar tersebut berkaitan dengan isu pelemahan ekonomi atau situasi sosial-politik. “Tidak ada antisipasi apapun. Kita yakin Indonesia aman sejahtera gitu kan, NKRI harga mati,” ujarnya pada Jumat (17/7). Ia justru menyebut kondisi keuangan dan bisnis ritel Pakuwon Group sedang bertumbuh baik pada semester pertama 2026.
Sutandi menjelaskan latar belakang pemasangan pagar berbeda di setiap mal. Di Pakuwon Mall, pagar dibangun untuk mengantisipasi kecelakaan pejalan kaki menyusul selesainya pembangunan Radial Road. Di Royal Plaza, pagar lama yang sudah berusia hampir 10 tahun diganti karena keropos. Sementara untuk Tunjungan Plaza di Surabaya Pusat, yang akan menjadi mal berikutnya yang dipasangi pagar, pertimbangan keamanan terkait aksi demonstrasi di Gedung Negara Grahadi turut diperhitungkan.
Sutandi menganalogikan pembangunan pagar mal dengan pagar rumah pribadi yang fungsi utamanya adalah untuk keamanan, tanpa perlu dikaitkan dengan ancaman spesifik. Ia juga menegaskan bahwa dengan luas kawasan yang dikelola mencapai 600 hektare, pemasangan pagar merupakan hal yang wajar. “Jadi kalau retail pun kondisi kita sampai kemarin libur sekolah semua baik-baik saja kok. Mal masih ramai semua. Jadi tidak ada kekhawatiran yang seperti itu,” pungkasnya seraya menyampaikan terima kasih atas perhatian warga.