Kaltara Tawarkan Investasi di Kawasan Industri Hijau pada Rakerkonas Apindo 2026
Rakerkonas APINDO
Rakerkonas Apindo 2026 di Makassar, Kaltara Tawarkan Investasi di Kawasan Industri Hijau Indonesia
Ajakan berinvestasi di Kaltara digaungkan melalui Business Investment Expo rangkaian Rakerkonas Apindo 2026 di Makassar.
Ringkasan Berita:
Kawasan Industri Hijau Indonesia (KIHI) di Tanah Kuning-Mangkupadi menjadi proyek unggulan yang dipromosikan Kaltara pada Business Investment Expo dalam rangkaian Rakerkonas APINDO XXXV di Hotel Claro Makassar.
Kaltara mengajak investor masuk ke sektor perikanan, rumput laut, dan kelapa sawit.
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) membuka peluang investasi seluas-luasnya kepada pelaku usaha nasional maupun internasional.
Ajakan berinvestasi di Kaltara digaungkan melalui Business Investment Expo yang menjadi salah satu rangkaian Rapat Kerja dan Konsultasi Nasional (Rakerkonas) Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) XXXV.
Acara tersebut berlangsung di Hotel Claro Makassar, Jalan AP Pettarani, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Senin (3/8/2026).
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Kalimantan Utara Dr. Hasriyani hadir mewakili Gubernur Kalimantan Utara Zainal Arifin Paliwang.
Hasriyani mengatakan, pihaknya terus melakukan pembenahan tata kelola investasi.
Juga sekaligus mempromosikan berbagai potensi unggulan yang dimiliki provinsi termuda di Indonesia tersebut.
Menurutnya, Kaltara memiliki sumber daya alam yang melimpah, namun masih membutuhkan lebih banyak investor untuk mengoptimalkan potensi tersebut menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kami berharap melalui kegiatan Apindo ini ada pengusaha-pengusaha yang berminat untuk berinvestasi di Kalimantan Utara,” kata Hasriyani, yang hadir mewakili Gubernur Kalimantan Utara, Zainal Arifin Paliwang.
“Potensi kami sangat besar dan peluang investasinya masih terbuka luas,” imbuhnya.
Hasriyani menjelaskan, arah pembangunan Kaltara sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan visi Gubernur Kalimantan Utara.
Yakni menjadikan provinsi tersebut sebagai beranda terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berdaya saing, berbasis pemanfaatan sumber daya alam berkelanjutan, serta mampu mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara merata.
Dalam mendukung visi tersebut, pemerintah daerah memprioritaskan pembangunan infrastruktur strategis, percepatan kawasan industri, hingga pelabuhan internasional yang diharapkan mampu menarik lebih banyak investasi.
Salah satu proyek andalan yang dipromosikan adalah Kawasan Industri Hijau Indonesia (KIHI) di Tanah Kuning-Mangkupadi, Kabupaten Bulungan.
Kawasan yang berstatus Proyek Strategis Nasional (PSN) itu memiliki luas sekitar 9.000 hektare dan telah di-groundbreaking Presiden Joko Widodo tahun 2021 lalu.