Jakarta's Labour-Intensive Programme Sees 100,000 Applicants in Just Days
ANTUSIASME warga terhadap program padat karya Pemprov DKI Jakarta melonjak tajam. Baru beberapa hari dibuka, program tersebut sudah ada 100 ribu pendaftar. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menilai tingginya minat masyarakat menjadi sinyal bahwa program bantalan sosial yang disiapkan Pemprov DKI sangat dibutuhkan di tengah tekanan ekonomi yang masih dirasakan masyarakat. “Untuk Padat Karya, sekali lagi jumlahnya 2.843. Dan kekhawatiran untuk orang dalam main-main, saya sudah sampaikan tidak boleh ada. Transparan, terbuka, karena ini dijaga dan ditunggu oleh masyarakat Jakarta,” kata Pramono di Jakarta Pusat, Minggu (21/6). Sementara, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Marulina Dewi menjelaskan hingga saat ini program padat karya telah membuka 37 jenis lowongan pekerjaan. Per hari ini, jumlah pelamar telah mencapai sekitar 100 ribu orang. “Untuk Padat Karya sudah dibuka 37 lowongan pekerjaan dan per hari ini memang ada 100 ribu pendaftar. Pendaftaran sesi pertama akan ditutup pada 25 Juni dan diumumkan pada 27 Juni,” ujar Dewi. Menurut dia, setelah pengumuman tahap pertama pada 27 Juni, Pemprov DKI akan kembali membuka sesi pendaftaran berikutnya pada hari yang sama guna memberikan kesempatan kepada masyarakat yang belum terakomodasi. Membludaknya jumlah pelamar menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap peluang kerja, khususnya pekerjaan jangka pendek yang dapat memberikan tambahan penghasilan di tengah ketidakpastian ekonomi global.