Indonesian Political, Business & Finance News

IHSG Ambrol Parah, Saham-Saham Ini Malah Terbang Mentok ARA - Investor Daily

| | Source: INVESTOR.ID | Finance
IHSG Ambrol Parah, Saham-Saham Ini Malah Terbang Mentok ARA - Investor Daily
Image: INVESTOR.ID

IHSG Ambrol Parah, Saham-Saham Ini Malah Terbang Mentok ARA

JAKARTA, investor.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup ambrol sebesar 254,36 poin (4,11%) di level 5.941,06 pada perdagangan Rabu (3/6/2026). IHSG hari ini bergerak bervariasi di rentang 5.841 – 6.213.

Sementara itu, saham-saham ini malah terbang hingga mentok batas auto rejection atas (ARA) dan teratas dalam daftar top gainers.

Seluruh sektor saham melemah pada penutupan perdagangan IHSG hari ini. Saham sektor barang baku memimpin pelemahan, karena ambles 9,31%. Diikuti saham sektor energi 5,23%, sektor infrastruktur 5,01%, sektor kesehatan 4,32%, dan sektor barang konsumsi primer 3,95%.

Pada perdagangan IHSG hari ini, indeks saham Asia mayoritas malah menguat. Straits Times (Singapura) naik 0,8%, Nikkei (Jepang) melonjak 2,5%, dan Shanghai (China) menguat 0,22%. Sedangkan Hang Seng (Hong Kong) malah anjlok 1,56%.

Pilarmas Investindo Sekuritas menjelaskan, IHSG hari ini tertekan kombinasi sentimen global dan domestik yang mendorong aksi risk off di kalangan pelaku pasar. Dari eksternal, pasar dibayangi meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah akibat kebuntuan negosiasi damai Amerika Serikat (AS)–Iran yang kembali memanas.

Kondisi ini, lanjut Pilarmas, meningkatkan kekhawatiran terhadap stabilitas kawasan serta potensi gangguan pasokan energi global, meski di sisi lain data ekonomi China menunjukkan perbaikan dengan PMI Komposit naik ke 54,0 pada Mei dan PMI jasa menguat ke 54,4.

Dari dalam negeri, Pilarmas mengatakan, tekanan juga datang dari pelemahan rupiah yang menembus di atas Rp 17.900 per dolar AS di tengah inflasi yang masih dalam target Bank Indonesia dan surplus neraca perdagangan April.

“Selain itu, pasar turut mencermati isu penggeledahan kantor Badan Gizi Nasional (BGN) oleh Kejaksaan Agung terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang meningkatkan persepsi risiko investasi di dalam negeri,” tulis Pilarmas dalam risetnya.

Saham ARA

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

FollowBaca Berita Lainnya di Google News

Read Now

View JSON | Print