Eric Trump Mengancam Akan Menuntut MS Now Atas Laporan Tentang Kunjungan ke Tiongkok
Volatilitas tinggi masih berpotensi berlanjut hingga akhir Mei.
ERIC Trump, putra Presiden Amerika Serikat Donald Trump, mengumumkan rencana untuk mengajukan gugatan hukum terhadap saluran berita MS Now. Langkah ini diambil menyusul laporan yang mempertanyakan motif kehadirannya dalam kunjungan kenegaraan sang ayah ke Tiongkok baru-baru ini.
Eric, yang menjabat sebagai Executive Vice President di Trump Organization, membela diri dengan menyatakan bahwa kehadirannya di Beijing murni sebagai bentuk dukungan keluarga. “Saya berada di sana sebagai putra yang menyayangi ayah saya dan tidak ingin melewatkan momen luar biasa ini di sisinya,” tegas Eric.
Ancaman gugatan tersebut secara khusus ditujukan kepada MS Now dan pembawa acara The Briefing, Jen Psaki. Dalam salah satu segmennya, Psaki menyoroti kemungkinan ada agenda bisnis di balik perjalanan Eric ke Negeri Tirai Bambu tersebut.
Laporan tersebut merujuk pada artikel Financial Times yang mengaitkan kunjungan Eric dengan perusahaan fintech Alt5 Sigma. Perusahaan tersebut dikabarkan menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Nano Labs yang berbasis di Tiongkok untuk membangun pusat data di AS. Psaki mengeklaim bahwa Eric merupakan bagian dari dewan direksi Alt5 Sigma.
“Berlawanan dengan monolog dan kebohongan nyata tersebut, saya TIDAK PERNAH menjadi anggota dewan ALT5 – tidak sekarang, tidak pernah,” tulis Eric melalui unggahan di platform X.
Pihak Gedung Putih menegaskan kepada Financial Times bahwa tidak ada konflik kepentingan terkait kehadiran Eric dalam rombongan tersebut. Lara Trump, istri Eric, dalam wawancara dengan Fox News, menyebutkan bahwa serangan semacam ini sudah diprediksi oleh Donald Trump sejak mencalonkan diri pada 2016.
Di sisi lain, Jen Psaki memberikan tanggapan pada siaran Jumat malam. Ia mengakui bahwa status Eric di Alt5 Sigma memang rumit. Meski mengakui Eric saat ini bukan direktur, Psaki menekankan ada pengumuman awal dari perusahaan mengenai posisi Eric di masa lalu.
Psaki juga menambahkan bahwa koneksi Eric tidak terbatas pada status pengamat dewan, melainkan terkait erat dengan World Liberty Financial, perusahaan kripto keluarga Trump yang ikut didirikan oleh Eric.
Selain anggota keluarga dan kabinet, kunjungan Donald Trump ke Tiongkok juga diikuti oleh sejumlah taipan teknologi ternama seperti Elon Musk (Tesla), Tim Cook (Apple), dan Jensen Huang (Nvidia).
Presiden Trump sendiri menilai kunjungan tersebut sangat produktif. “Saya pikir banyak hal baik dihasilkan. Kami membuat beberapa kesepakatan perdagangan yang fantastis, benar-benar untuk kedua negara,” ujar Trump saat bertemu dengan Presiden Xi Jinping. (The Independent/I-2)
“Saya terakhir kali bertemu Presiden pada Selasa (26/10) ketika kami berada dalam jarak lebih dari 1,8 meter dan memakai masker.”
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved