Cost to address 136 level crossings at Rp400 million per metre
JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Menteri Pekerjaan Umum (Wamen PU) Diana Kusumastuti mengungkap biaya penanganan pelintasan sebidang kereta api di jalan nasional dapat mencapai Rp 400 juta per meter. Hal itu disampaikan Diana dalam Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi V DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (21/5/2026). Menurut Diana, pemerintah masih memiliki 136 titik pelintasan sebidang di jalan nasional yang perlu ditangani lebih lanjut melalui pembangunan flyover maupun underpass. “Estimasi biaya untuk penanganan 136 lokasi tersebut mencapai sekitar Rp 30 triliun,” ujar Diana. Dia menjelaskan rata-rata kebutuhan biaya konstruksi berada di kisaran Rp 350 juta hingga Rp 400 juta per meter. Diana mengatakan, saat ini terdapat 184 lokasi pelintasan sebidang yang berada di bawah kewenangan nasional. Namun dari jumlah tersebut, baru 48 lokasi yang telah ditangani pemerintah. Adapun 136 lokasi yang belum ditangani tersebar di tujuh provinsi, yaitu: Menurut Diana, besarnya kebutuhan anggaran membuat pemerintah harus menyusun prioritas penanganan secara bertahap. “Prioritas penanganan perlu disusun secara cermat berdasarkan risiko keselamatannya, kebutuhan konstruksinya, dan juga kesiapan pembebasan lahannya,” ujarnya. Dalam rapat tersebut, Diana juga menjelaskan Kementerian PU telah memiliki pengalaman menangani perlintasan sebidang melalui pembangunan flyover dan underpass di sejumlah daerah. Beberapa proyek yang telah dibangun antara lain: Diana menilai, pembangunan infrastruktur tersebut bertujuan mengurangi titik konflik antara lalu lintas kendaraan dengan perjalanan kereta api demi meningkatkan keselamatan pengguna jalan.