Indonesian Political, Business & Finance News

Baru 30 RDTR Bali Terintegrasi OSS, Kementerian ATR/BPN Minta Percepatan

| | Source: KOMPAS.COM | Infrastructure
Baru 30 RDTR Bali Terintegrasi OSS, Kementerian ATR/BPN Minta Percepatan
Image: KOMPAS.COM

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) meminta Pemerintah Provinsi Bali mempercepat integrasi Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) ke sistem Online Single Submission (OSS).

Hingga saat ini, baru 30 RDTR dari target 75 RDTR di Bali yang telah terintegrasi dengan OSS.

Selain itu, terdapat empat RDTR yang masih dalam proses integrasi. Adapun Kota Denpasar, Kabupaten Badung, dan Kabupaten Gianyar menjadi tiga daerah di Bali yang telah mengintegrasikan seluruh RDTR ke OSS.

“Saya pikir ini perlu ada boosting, semoga bisa segera ditindaklanjuti, agar RDTR bisa dijadikan sebagai landasan pembangunan dan dasar investasi yang berkesinambungan dan berkelanjutan di Provinsi Bali,” ujar Ossy, dikutip Senin (20/07/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Ossy menegaskan bahwa pengelolaan ruang menjadi faktor penting dalam mendukung pembangunan Bali yang terus berkembang di tengah keterbatasan ruang.

Menurut dia, Rencana Tata Ruang (RTR) berfungsi sebagai kompas pembangunan, sedangkan RDTR menjadi petunjuk operasional dalam pelaksanaannya.

Ia mengatakan, seluruh dokumen tata ruang, mulai dari Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional (RTRWN), RTR provinsi, RTR kabupaten/kota, hingga RDTR harus menjadi acuan pembangunan dan investasi di Bali.

Pertemuan tersebut dipimpin AHY dan dihadiri sejumlah menteri, wakil menteri, perwakilan lembaga, serta BUMN.

Selain membahas tata ruang, rapat juga membahas strategi pengembangan Bali dari berbagai sektor, seperti pariwisata, ekonomi kreatif, perhubungan, dan penerbangan.

“Ini kembali kita meletakkan tata ruang sebagai panglima pembangunan. Karena, kalau asal-asalan, maka ini akan mengakibatkan bencana dan sekaligus menambah permasalahan pariwisata, konektivitas, dan lingkungan yang lain,” kata AHY.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

View JSON | Print