{
    "success": true,
    "data": {
        "id": 1592298,
        "msgid": "us-israel-vs-iran-war-amran-indonesias-food-reserves-sufficient-for-324-days-1772776811",
        "date": "2026-03-06 11:44:16",
        "title": "US\u2013Israel vs Iran War, Amran: Indonesia's Food Reserves Sufficient for 324 Days",
        "author": "Erlangga Djumena",
        "source": "KOMPAS",
        "tags": "",
        "topic": "Economy",
        "summary": "Indonesia's Agriculture Minister Andi Amran Sulaiman announced that Indonesia's food reserves can sustain the nation for 324 days amid rising geopolitics linked to Iran's conflict with Israel and the US. He also highlighted projected agricultural output of 2.6\u20135.7 million tonnes and outlined climate adaptation measures, including irrigation pumping across up to 1.2 million hectares with a further 1 million hectares planned this year, as the BMKG warns of an earlier and longer dry season. The situation underscores potential global energy trade impacts, given the Strait of Hormuz disruptions.",
        "content": "<p>JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, menyebut\nstok cadangan pangan Indonesia masih tersedia untuk menunjang kebutuhan\nmakanan selama 324 hari atau 10,8 bulan. Informasi itu Amran sampaikan\nsaat menjelaskan kondisi ketahanan pangan Indonesia di tengah geopolitik\nyang memanas imbas peperangan Iran melawan Israel dan Amerika Serikat\n(AS). \u201cAlhamdulillah setelah kami menghitung, kekuatan pangan kita\ndengan kondisi geopolitik yang memanas, pangan kita, cadangan kita\nsampai dengan hari ini itu tersedia sampai dengan 324 hari. Cadangan\npangan kita,\u201d kata Amran dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta,\nJumat (6\/3\/2026). Meski cadangan pangan utama cukup banyak, proses\nproduksi beras tidak lantas berhenti. Menurut Amran, proses produksi\npertanian terus berjalan dan diproyeksikan menghasilkan 2,6 juta sampai\n5,7 juta ton. \u201cRange-nya antara dua minimal 2,6 juta sampai 5,7 juta\nton. Jadi insya Allah pangan aman,\u201d ujar Amran. Selain tekanan kondisi\ngeopolitik global, Amran juga mengungkapkan kondisi iklim yang\nmembayangi sektor pertanian. Beberapa waktu lalu, Badan Meteorologi,\nKlimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengumumkan, musim kemarau 2026\ndiprediksi datang lebih awal di banyak wilayah dan berlangsung lebih\nlama dari kondisi normal. Menurut Amran, pemerintah sudah menyiapkan\nskenario guna menghadapi ancaman iklim ini. Sebagai Menteri Pertanian,\npemerintah juga telah berpengalaman menghadapi El Nino pada 2015, 2016,\ndan 2023. \u201cIni insyaallah lebih mudah kita hadapi. Kenapa? Di lapangan\nsudah siap pompanisasi 1,2 juta hektar,\u201d kata Amran. \u201cPompa coverage-nya\nbisa menjangkau pompa kita 1,2 juta hektar yang tadah hujan. Oke?\nKemudian tahun ini kita siapkan lagi 1 juta hektar,\u201d tambahnya.\nSebelumnya, Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan,\nmemprediksi perang Iran melawan Israel dan AS akan berlangsung lebih\ndari satu bulan. Menurutnya, perang itu bahkan akan berlangsung lebih\npanjang jika operasi AS untuk mengganti rezim pemerintahan di Iran\ngagal. \u201cSaya melihat perang ini enggak akan selesai dalam empat minggu\natau satu bulan ke depan,\u201d kata Luhut dalam unggahan Instagram\npribadinya, Kamis (5\/5\/2026). Di tengah peperangan itu, Selat Hormuz\nditutup pihak Iran, berdampak pada gangguan perdagangan minyak sehingga\nberdampak pada kondisi ekonomi dan energi banyak negara.<\/p>",
        "url": "https:\/\/jawawa.id\/newsitem\/us-israel-vs-iran-war-amran-indonesias-food-reserves-sufficient-for-324-days-1772776811",
        "image": ""
    },
    "sponsor": "Okusi Associates",
    "sponsor_url": "https:\/\/okusiassociates.com"
}