{
    "success": true,
    "data": {
        "id": 1708486,
        "msgid": "umkm-grande-and-cjibf-2026-bi-central-javas-strategy-to-boost-sme-investment-and-exports-1777456409",
        "date": "2026-04-29 15:23:11",
        "title": "UMKM Grande and CJIBF 2026: BI Central Java's Strategy to Boost SME Investment and Exports",
        "author": " ",
        "source": "GALERT",
        "tags": "",
        "topic": "Investment",
        "summary": "Bank Indonesia's Central Java office is organising the integrated Central Java Investment Business Forum (CJIBF) and UMKM Grande events on 11-12 May 2026 to drive investment and expand market access for small and medium enterprises (SMEs) in the region. The first day will feature business forums, investment promotions, and partnership signings under the theme of sustainable and environmentally friendly investments, while the second day includes site visits to flagship projects. This synergy aims to accelerate inclusive economic growth in Central Java by attracting domestic and foreign investors, enhancing SME capabilities through exhibitions, business matching, and training, and supporting national targets following a 6.76% investment growth to Rp 88 trillion in 2025.",
        "content": "<p>UMKM Grande dan CJIBF 2026, Strategi BI Jateng Dorong Investasi dan\nEkspor UMKM<\/p>\n<p>METROJATENG.COM, SEMARANG \u2013 Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI)\nProvinsi Jawa Tengah kembali menggelar dua agenda besar yang saling\nterintegrasi, yakni Central Java Investment Business Forum (CJIBF) dan\nUMKM Grande. Kegiatan ini menjadi strategi utama untuk mendorong\ninvestasi sekaligus memperluas akses pasar bagi pelaku UMKM di Jawa\nTengah.<\/p>\n<p>Kepala KPw BI Jateng, Muhamad Noor Nugroho, menyampaikan kedua agenda\ntersebut akan berlangsung pada 11\u201312 Mei 2026. Pada hari pertama, fokus\nkegiatan adalah CJIBF yang menghadirkan forum bisnis, promosi investasi,\nhingga penandatanganan kerja sama. Sementara hari kedua difokuskan pada\nkunjungan langsung investor ke sejumlah proyek unggulan di daerah.<\/p>\n<p>\u201cInvestasi menjadi salah satu motor penting pertumbuhan ekonomi Jawa\nTengah. Karena itu, melalui CJIBF kami berupaya menghadirkan investor,\nbaik domestik maupun asing, untuk melihat langsung potensi daerah,\u201d\nujarnya pada konferensi pers bersama media di kantornya Rabu\n(29\/4\/2026)<\/p>\n<p>Pada 2025, realisasi investasi di Jawa Tengah mencapai sekitar Rp 88\ntriliun atau tumbuh 6,76 persen. Untuk mendukung target pertumbuhan\nekonomi nasional yang lebih tinggi, investasi diharapkan meningkat\nsignifikan pada 2026.<\/p>\n<p>CJIBF tahun ini mengusung tema penguatan investasi berkelanjutan dan\nramah lingkungan. Kegiatan akan diisi dengan business forum, talkshow,\nhingga one-on-one meeting antara investor dan pemilik proyek. Selain\nitu, akan dilakukan pemberian penghargaan kepada proyek investasi\nterbaik dari 35 kabupaten\/kota melalui ajang investment challenge.<\/p>\n<p>Sejumlah tokoh nasional dan pelaku usaha dijadwalkan hadir sebagai\npembicara dalam forum tersebut, bersama pemerintah daerah dan perwakilan\nkementerian.<\/p>\n<p>Tidak hanya itu, BI Jateng juga menyiapkan lima proyek unggulan untuk\ndikunjungi langsung oleh investor pada hari kedua. Pemilihan proyek ini\nmempertimbangkan minat investor serta aksesibilitas lokasi agar\nkunjungan dapat dilakukan secara efektif.<\/p>\n<p>Di sisi lain, UMKM Grande hadir sebagai ajang showcasing produk\nunggulan daerah sekaligus memperkuat peran UMKM dalam perekonomian.\nSebanyak 75 UMKM akan dilibatkan, mencakup sektor makanan dan minuman,\nfesyen, furnitur, kriya, hingga kopi.<\/p>\n<p>\u201cUMKM Grande menjadi bagian dari upaya memperluas akses pasar,\ntermasuk mendorong UMKM naik kelas hingga mampu menembus pasar ekspor,\u201d\nkata Nugroho.<\/p>\n<p>Berbagai kegiatan akan meramaikan UMKM Grande, mulai dari pameran\nproduk, business matching, fasilitasi pembiayaan, hingga workshop dan\ntalkshow. Selain itu, terdapat kompetisi seperti lomba kopi dan kreasi\nkuliner, serta edukasi terkait digitalisasi pembayaran dan perlindungan\nkonsumen.<\/p>\n<p>BI Jateng juga menekankan pentingnya pembinaan UMKM secara\nmenyeluruh, mulai dari peningkatan kapasitas produksi, manajemen usaha,\nakses pembiayaan, hingga pemasaran. Melalui pendekatan tersebut, UMKM\ndiharapkan mampu berkembang secara berkelanjutan dan berdaya saing\nglobal.<\/p>\n<p>Sinergi antara CJIBF dan UMKM Grande menjadi upaya konkret dalam\nmengakselerasi pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah yang inklusif. Investasi\nyang masuk diharapkan dapat membuka lapangan kerja, sementara UMKM\nmenjadi penggerak ekonomi rakyat yang lebih luas.<\/p>\n<p>\u201cMelalui dua agenda ini, kami ingin menciptakan ekosistem ekonomi\nyang kuat\u2014investasi tumbuh, UMKM berkembang, dan kesejahteraan\nmasyarakat meningkat,\u201d pungkasnya. (*)<\/p>",
        "url": "https:\/\/jawawa.id\/newsitem\/umkm-grande-and-cjibf-2026-bi-central-javas-strategy-to-boost-sme-investment-and-exports-1777456409",
        "image": ""
    },
    "sponsor": "Okusi Associates",
    "sponsor_url": "https:\/\/okusiassociates.com"
}