{
    "success": true,
    "data": {
        "id": 1601699,
        "msgid": "umkm-batam-encouraged-to-expand-export-markets-1773129302",
        "date": "2026-03-10 11:00:52",
        "title": "UMKM Batam Encouraged to Expand Export Markets",
        "author": " ",
        "source": "GALERT",
        "tags": "",
        "topic": "Trade",
        "summary": "Indonesia's Deputy Minister of Trade Dyah Roro Esty Widya Putri has urged SMEs in Batam to expand into international markets, leveraging the city's strategic location and export centre facilities. The Ministry of Trade is pursuing three key agendas: strengthening domestic market access, expanding export markets through free trade agreements, and enhancing UMKM competitive capacity, supported by a network of trade representatives in 33 countries.",
        "content": "<p>UMKM Batam Didorong Perluas Pasar Ekspor<\/p>\n<p>Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esty Widya Putri mendorong pelaku\nUMKM di Batam untuk merambah pasar internasional. Dorongan ini dilakukan\ndengan memanfaatkan fasilitas pusat ekspor yang ada di Mall Pelayanan\nPublik Batam.<\/p>\n<p>Menurut Roro, lokasi strategis Batam berpotensi besar menjadi pintu\nekspor bagi produk UMKM ke pasar global. Hal ini disampaikannya saat\nberdialog dengan para eksportir dan pelaku usaha pada Senin\n(9\/3\/2026).<\/p>\n<p>\u201cBatam memiliki lokasi yang sangat strategis. Karena itu kami\nberharap keberadaan export center di sini dapat menjadi sumber informasi\ndan pendampingan bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan pasar hingga ke\ntingkat global,\u201d ujar Roro.<\/p>\n<p>Pusat ekspor ini diharapkan menjadi wadah bagi pelaku usaha untuk\nmendapatkan informasi terkait pasar internasional, peluang ekspor, serta\nperkembangan perjanjian perdagangan yang sedang dijajaki pemerintah.<\/p>\n<p>Kementerian Perdagangan memfokuskan tiga agenda utama dalam\nmemperkuat sektor perdagangan nasional. Pertama, menjaga dan memperkuat\npasar domestik dengan membuka akses pemasaran produk UMKM melalui\njaringan ritel modern.<\/p>\n<p>\u201cLangkah ini dilakukan agar produk UMKM dapat masuk ke lebih banyak\ngerai ritel sehingga jangkauan pemasarannya semakin luas,\u201d kata\nRoro.<\/p>\n<p>Agenda kedua adalah memperluas pasar ekspor melalui pemanfaatan\nberbagai perjanjian perdagangan bebas atau free trade agreement (FTA).\nPemerintah menilai, kesepakatan dagang tersebut dapat membuka peluang\nyang lebih besar bagi produk Indonesia untuk masuk ke pasar\ninternasional.<\/p>\n<p>Sosialisasi terus didorong agar pelaku usaha memahami peluang yang\ndapat dimanfaatkan untuk meningkatkan ekspor. Pasalnya, masih terdapat\nkesenjangan informasi mengenai pemanfaatan perjanjian dagang tersebut di\nkalangan pelaku usaha daerah.<\/p>\n<p>Agenda ketiga adalah memperkuat kapasitas UMKM agar mampu bersaing di\npasar global. Pendampingan ini difokuskan pada pelaku usaha yang telah\nsiap ekspor, baik dari sisi kapasitas produksi, kualitas produk, maupun\nkeberlanjutan usaha.<\/p>\n<p>Saat ini Kementerian Perdagangan memiliki jaringan perwakilan\nperdagangan di 33 negara melalui atase perdagangan dan Indonesia Trade\nPromotion Center (ITPC). Jaringan ini dimanfaatkan untuk memberikan\ninformasi pasar sekaligus mempertemukan pelaku usaha dengan calon\npembeli di luar negeri.<\/p>\n<p>Kinerja Perdagangan Indonesia<\/p>\n<p>Kinerja perdagangan Indonesia menunjukkan tren positif dengan surplus\nsekitar 41,05 miliar dolar AS. Ekspor masih didominasi komoditas utama\nseperti minyak kelapa sawit, bahan bakar, serta besi dan baja. Namun,\npeningkatan juga mulai terlihat pada komoditas yang banyak dihasilkan\nUMKM, seperti kopi, kakao, dan produk halal.<\/p>\n<p>Menurut Roro, produk Indonesia memiliki daya saing yang kuat di pasar\ninternasional. Namun, pelaku usaha tetap perlu memahami standar yang\nberlaku di negara tujuan, seperti sertifikasi halal, standar\nkeberlanjutan, hingga persyaratan kualitas produk.<\/p>\n<p>Roro juga menekankan pentingnya promosi dan jejaring bisnis dalam\nmemperluas pasar ekspor. Salah satu cara efektif adalah melalui pameran\natau expo yang mempertemukan pelaku usaha dengan pembeli potensial.<\/p>\n<p>\u201cNetworking sangat penting. Melalui expo, buyer dan seller dapat\nbertemu langsung sehingga membuka peluang kerja sama dan perluasan\npasar,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Dalam kesempatan itu, Roro juga mencatat berbagai masukan dari para\neksportir di Batam. Masukan ini akan menjadi bahan evaluasi bagi\nKementerian Perdagangan dalam merumuskan kebijakan pengembangan ekspor\nke depan, khususnya untuk wilayah Batam dan sekitarnya.<\/p>\n<p>Source: ekonomi.bisnis.com<\/p>\n<p>What\u2019s Your Reaction?<\/p>\n<ul>\n<li>\n<\/ul>\n<p>0Like<\/p>\n<ul>\n<li>\n<\/ul>\n<p>0Dislike<\/p>\n<ul>\n<li>\n<\/ul>\n<p>0Funny<\/p>\n<ul>\n<li>\n<\/ul>\n<p>0Angry<\/p>\n<ul>\n<li>\n<\/ul>\n<p>0Sad<\/p>\n<ul>\n<li>\n<\/ul>\n<p>0Wow<\/p>",
        "url": "https:\/\/jawawa.id\/newsitem\/umkm-batam-encouraged-to-expand-export-markets-1773129302",
        "image": ""
    },
    "sponsor": "Okusi Associates",
    "sponsor_url": "https:\/\/okusiassociates.com"
}