{
    "success": true,
    "data": {
        "id": 1722155,
        "msgid": "sultan-kemenaker-admits-enjoying-rp-8-billion-from-extortion-proceeds-now-regrets-it-1778183875",
        "date": "2026-05-06 19:05:14",
        "title": "\u201cSultan Kemenaker\u201d Admits Enjoying Rp 8 Billion from Extortion Proceeds, Now Regrets It",
        "author": "Ardito Ramadhan",
        "source": "KOMPAS",
        "tags": "",
        "topic": "Legal",
        "summary": "Irivan Bobby Mahendro, known as \u201cSultan Kemenaker\u201d and coordinator for occupational safety and health certification at the Ministry of Manpower, has confessed in court to enjoying approximately Rp 8 billion from extorting fees for K3 certifications, with total non-technical funds estimated at Rp 75 billion. He expressed regret, claiming he lacked the strength to refuse superiors' orders, and detailed how the money was used for assets and organisational needs, many of which have been seized by the Corruption Eradication Commission (KPK). The case also implicates former Deputy Minister Immanuel Ebenezer (Noel) and other officials, accused of receiving Rp 6.5 billion through similar extortion schemes, highlighting deep-rooted corruption within Indonesia's labour ministry.",
        "content": "<p>JAKARTA, KOMPAS.com - Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personel\nKeselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Kementerian Ketenagakerjaan periode\n2022\u20132025 Irvian Bobby Mahendro mengaku menikmati Rp 8 miliar dari hasil\npemerasan pengurusan sertifikasi K3.<\/p>\n<p>Pengakuan tersebut disampaikan Bobby dalam sidang kasus korupsi\nterkait pemerasan sertifikasi K3 yang menjeratnya di Pengadilan Tindak\nPidana Korupsi Jakarta Pusat pada Rabu (6\/5\/2026).<\/p>\n<p>\u201cSekitar Rp 8 miliar, termasuk pembelian aset. Saat ini sudah tidak\nada sisa uang maupun barang,\u201d ujar Bobby Mahendro, yang dikenal dengan\njulukan \u201cSultan Kemnaker\u201d, dalam persidangan.<\/p>\n<p>\u201cTidak pernah dihitung totalnya. Namun estimasi uang non-teknis di\nrekening IIN dan Nova sekitar Rp 58 miliar,\u201d kata Bobby.<\/p>\n<p>Selain itu, JPU menyebut total aliran dana non-teknis dari PJK3 dalam\nperkara ini diperkirakan mencapai sekitar Rp 75 miliar.<\/p>\n<p>Di hadapan majelis hakim, Bobby turut menyampaikan penyesalannya atas\nperbuatannya.<\/p>\n<p>Ia mengaku ketika itu tidak memiliki kekuatan untuk menolak semua\nperintah pimpinan.<\/p>\n<p>\u201cTerkait dengan uang-uang non-teknis yang saya terima, saya bisa\nrincikan ke mana saja, baik untuk keperluan pimpinan maupun keperluan\norganisasi,\u201d ujar dia.<\/p>\n<p>Ia juga mengungkap bahwa sejumlah barang telah disita oleh Komisi\nPemberantasan Korupsi (KPK), mulai dari kendaraan hingga aset\nlainnya.<\/p>\n<p>\u201cJadi uang-uang non-teknis ini saya belikan kendaraan karena ketika\nnanti ada kebutuhan dari pimpinan mobil itu yang saya jual,\u201d kata\nBobby.<\/p>\n<p>Ia turut menyinggung adanya permintaan dana dalam jumlah besar dalam\nperkara tersebut.<\/p>\n<p>Selain Bobby, kasus korupsi pemerasan sertifikasi K3 ini juga\nmenyeret mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer atau\nNoel sebagai terdakwa.<\/p>\n<p>Noel dan sejumlah pejabat Kemenaker didakwa menerima uang Rp 6,5\nmiliar dari memeras pemohon sertifikat dan lisensi K3.<\/p>",
        "url": "https:\/\/jawawa.id\/newsitem\/sultan-kemenaker-admits-enjoying-rp-8-billion-from-extortion-proceeds-now-regrets-it-1778183875",
        "image": ""
    },
    "sponsor": "Okusi Associates",
    "sponsor_url": "https:\/\/okusiassociates.com"
}