{
    "success": true,
    "data": {
        "id": 1748523,
        "msgid": "rises-again-indonesias-external-debt-reaches-rp7-669-trillion-1779546301",
        "date": "2026-05-19 11:31:05",
        "title": "Rises Again, Indonesia's External Debt Reaches Rp7.669 Trillion",
        "author": "",
        "source": "DETIK_BALI",
        "tags": "",
        "topic": "Economy",
        "summary": "Indonesia's foreign debt rose to US$433.4 billion by end-March 2026, equivalent to Rp7.669 trillion at the prevailing exchange rate, with growth slowing to 0.8% year on year. Government debt grew 3.8% year on year to US$214.7 billion, while private debt declined; long-term debt remains dominant in both sectors. BI said it will strengthen coordination with the government to maintain a healthy debt structure and support sustainable growth.",
        "content": "<p>Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia terus bertambah. Bank Indonesia\n(BI) mencatat posisi ULN RI per akhir Maret 2026 mencapai US$ 433,4\nmiliar atau setara Rp 7.669 triliun (kurs Rp 17.695).<\/p>\n<p>Nilai tersebut naik dibandingkan posisi akhir 2025 yang sebesar US$\n431,7 miliar. Meski begitu, BI menyebut laju pertumbuhan utang luar\nnegeri mulai melambat.<\/p>\n<p>\u201cPosisi ULN Indonesia pada triwulan I-2026 tercatat sebesar US$ 433,4\nmiliar atau secara tahunan tumbuh 0,8%, melambat dibandingkan\npertumbuhan pada triwulan IV-2025 sebesar 1,9%,\u201d kata Kepala Departemen\nKomunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso dalam keterangan tertulis, Selasa\n(19\/5\/2026).<\/p>\n<p>Secara rasio, ULN Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB)\nturun menjadi 29,5% pada triwulan I-2026 dari sebelumnya 30% pada\ntriwulan IV-2025. ULN Indonesia masih didominasi utang jangka panjang\ndengan pangsa mencapai 85,4% dari total ULN.<\/p>\n<p>ULN Pemerintah Naik<\/p>\n<p>BI mencatat ULN pemerintah pada triwulan I-2026 sebesar US$ 214,7\nmiliar atau tumbuh 3,8% secara tahunan (year on year\/yoy). Namun,\npertumbuhan itu lebih rendah dibandingkan triwulan IV-2025 yang sebesar\n5,5% (yoy).<\/p>\n<p>Menurut BI, perkembangan tersebut dipengaruhi aliran masuk modal\nasing pada Surat Berharga Negara (SBN) internasional di tengah masih\nterjaganya kepercayaan investor terhadap prospek ekonomi Indonesia.<\/p>\n<p>\u201cSebagai salah satu instrumen pembiayaan Anggaran Pendapatan dan\nBelanja Negara (APBN), ULN pemerintah dikelola secara cermat, terukur\ndan akuntabel dengan pemanfaatan yang terus diarahkan untuk mendukung\nbelanja prioritas pemerintah dan memanfaatkan momentum pertumbuhan\nperekonomian,\u201d jelas Denny.<\/p>\n<p>Berdasarkan sektor ekonomi, ULN pemerintah dimanfaatkan untuk sektor\njasa kesehatan dan kegiatan sosial sebesar 22,1% dari total ULN\npemerintah. Kemudian administrasi pemerintahan, pertahanan, dan jaminan\nsosial wajib sebesar 20,2%, jasa pendidikan 16,2%, konstruksi 11,5%,\nserta transportasi dan pergudangan 8,5%.<\/p>\n<p>Posisi ULN pemerintah hampir seluruhnya berupa utang jangka panjang\ndengan pangsa mencapai 99,99% dari total ULN pemerintah.<\/p>\n<p>ULN Swasta Turun<\/p>\n<p>Sementara itu, ULN swasta pada triwulan I-2026 turun menjadi US$\n191,4 miliar dibandingkan posisi triwulan IV-2025 yang sebesar US$ 194,2\nmiliar.<\/p>\n<p>Penurunan terjadi pada kelompok peminjam lembaga keuangan (financial\ncorporations) dan perusahaan bukan lembaga keuangan (nonfinancial\ncorporations). Secara tahunan, keduanya masing-masing mengalami\nkontraksi sebesar 3,6% (yoy) dan 1,3% (yoy).<\/p>\n<p>Berdasarkan sektor ekonomi, ULN swasta terbesar berasal dari sektor\nindustri pengolahan, jasa keuangan dan asuransi, pengadaan listrik dan\ngas, serta pertambangan dan penggalian. Pangsa keempat sektor tersebut\nmencapai 80,4% dari total ULN swasta.<\/p>\n<p>ULN swasta juga masih didominasi utang jangka panjang dengan pangsa\nmencapai 76,6% terhadap total ULN swasta.<\/p>\n<p>BI memastikan akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah\nuntuk menjaga struktur ULN tetap sehat.<\/p>\n<p>Peran ULN juga akan terus dioptimalkan guna menopang pembiayaan\npembangunan dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang\nberkelanjutan.<\/p>\n<p>\u201cUpaya tersebut dilakukan dengan meminimalkan risiko yang dapat\nmemengaruhi stabilitas perekonomian,\u201d tutur Denny.<\/p>",
        "url": "https:\/\/jawawa.id\/newsitem\/rises-again-indonesias-external-debt-reaches-rp7-669-trillion-1779546301",
        "image": ""
    },
    "sponsor": "Okusi Associates",
    "sponsor_url": "https:\/\/okusiassociates.com"
}