{
    "success": true,
    "data": {
        "id": 1859042,
        "msgid": "rangkuman-penilaian-s-p-respons-pemerintah-dan-dampaknya-ke-pasar-1784022610",
        "date": "2026-07-14 08:06:43",
        "title": "Rangkuman Penilaian S&P, Respons Pemerintah, dan Dampaknya ke Pasar",
        "author": " ",
        "source": "GALERT",
        "tags": "",
        "topic": "Economy",
        "summary": "S&P Global Ratings has affirmed Indonesia's sovereign credit rating at BBB with a stable outlook, signalling confidence in the nation's economic resilience amid global uncertainty. The agency projects the fiscal deficit will remain below 3% of GDP and expects the government to trim the free nutritious meal programme budget by a third to preserve fiscal space. Economic growth is forecast to moderate to 5.1% in 2026, supported by consistent policy direction and downstreaming initiatives.",
        "content": "<p>Rangkuman Penilaian S&amp;P, Respons Pemerintah, dan Dampaknya ke\nPasar<\/p>\n<p>13 Jul 2026 | 20:04 WIB<\/p>\n<p>JAKARTA, investor.id \u2013 Keputusan S&amp;P Global Ratings\nmempertahankan peringkat kredit (sovereign credit rating) Indonesia di\nlevel BBB atau investment grade dengan prospek (outlook) stabil menjadi\nsinyal positif bagi perekonomian nasional di tengah ketidakpastian\nglobal.<\/p>\n<p>Selain mempertahankan peringkat kredit, lembaga pemeringkat tersebut\njuga memberikan sejumlah catatan mengenai prospek ekonomi, kebijakan\nfiskal, kebijakan moneter, hingga implementasi reformasi pemerintah.<\/p>\n<p>Dalam laporan yang dirilis pada Senin (13\/7\/2026), S&amp;P\nmempertahankan peringkat utang jangka panjang Indonesia di level BBB dan\nutang jangka pendek di level A-2 dengan outlook stabil.<\/p>\n<p>Berikut rangkuman poin-poin utama dalam laporan S&amp;P.<\/p>\n<ol type=\"1\">\n<li>Peringkat kredit dan outlook tetap stabil<\/li>\n<\/ol>\n<p>S&amp;P menilai pelemahan indikator fiskal dan eksternal Indonesia\nhanya bersifat sementara. Kondisi tersebut diperkirakan membaik seiring\nstabilisasi harga komoditas, penguatan penerimaan negara, serta arah\nkebijakan pemerintah yang lebih konsisten.<\/p>\n<ol start=\"2\" type=\"1\">\n<li>Defisit APBN diproyeksikan tetap di bawah 3%<\/li>\n<\/ol>\n<p>S&amp;P memperkirakan defisit APBN tetap berada di bawah batas 3%\nterhadap produk domestik bruto (PDB), meski pemerintah menghadapi\ntekanan akibat kenaikan biaya energi dan subsidi. Rekam jejak disiplin\nfiskal Indonesia selama beberapa pemerintahan dinilai menjadi salah satu\nfaktor utama yang menopang peringkat kredit.<\/p>\n<p>Selain itu, rasio utang pemerintah diperkirakan tetap berada pada\nlevel yang relatif terkendali dalam beberapa tahun mendatang.<\/p>\n<ol start=\"3\" type=\"1\">\n<li>Anggaran MBG diperkirakan dipangkas sepertiga<\/li>\n<\/ol>\n<p>S&amp;P memperkirakan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG)\nakan dipangkas sekitar sepertiga dari alokasi awal (estimasi pemangkasan\nRp 100 miliar). Penghematan tersebut diproyeksikan berasal dari\npenyesuaian parameter program, peningkatan efisiensi, serta penguatan\npengawasan guna menjaga ruang fiskal pemerintah.<\/p>\n<ol start=\"4\" type=\"1\">\n<li>Pertumbuhan ekonomi diproyeksikan mencapai 5,1% pada 2026<\/li>\n<\/ol>\n<p>Setelah ekonomi Indonesia tumbuh 5,6% secara tahunan (year on\nyear\/yoy) pada triwulan I-2026, S&amp;P memperkirakan pertumbuhan akan\nmelandai menjadi sekitar 5,1% sepanjang 2026. Dalam jangka menengah,\npertumbuhan ekonomi diperkirakan rata-rata mencapai 4,9% per tahun\nhingga 2029, didukung kebijakan hilirisasi, belanja pemerintah, serta\nperbaikan ekspor.<\/p>\n<ol start=\"5\" type=\"1\">\n<li>PT DSI dan ekspor satu pintu dinilai positif<\/li>\n<\/ol>\n<p>S&amp;P menilai pembentukan PT Danantara Sumberdaya Indonesia (PT\nDSI) sebagai pengelola ekspor komoditas strategis berpotensi\nmeningkatkan pendapatan negara dan penerimaan ekspor. Namun, lembaga\ntersebut mengingatkan agar perubahan kebijakan maupun implementasinya\ndilakukan secara konsisten agar tidak memicu ketidakpastian yang dapat\nmengurangi kepercayaan investor.<\/p>\n<ol start=\"6\" type=\"1\">\n<li>Independensi Bank Indonesia tetap terjaga<\/li>\n<\/ol>\n<p>S&amp;P berpandangan perluasan mandat Bank Indonesia (BI) melalui\nUndang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK) tidak\nmengurangi independensi bank sentral.<\/p>\n<p>Penilaian tersebut didasarkan pada langkah BI yang tetap agresif\nmenaikkan BI-Rate untuk menjaga stabilitas rupiah meski berpotensi\nmemperlambat pertumbuhan ekonomi.<\/p>\n<p>Respons Pemerintah dan Ekonom\u2026<\/p>\n<p>Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel\ninvestor.id<\/p>\n<p>FollowBaca Berita Lainnya di Google News<\/p>\n<p>Read Now<\/p>",
        "url": "https:\/\/jawawa.id\/newsitem\/rangkuman-penilaian-s-p-respons-pemerintah-dan-dampaknya-ke-pasar-1784022610",
        "image": ""
    },
    "sponsor": "Okusi Associates",
    "sponsor_url": "https:\/\/okusiassociates.com"
}