{
    "success": true,
    "data": {
        "id": 1639749,
        "msgid": "pln-indonesia-power-ubp-grati-drives-ecosystem-recovery-for-ranu-through-csr-programme-1774669881",
        "date": "2026-03-28 09:32:09",
        "title": "PLN Indonesia Power UBP Grati Drives Ecosystem Recovery for Ranu through CSR Programme",
        "author": " ",
        "source": "GALERT",
        "tags": "",
        "topic": "Energy",
        "summary": "PT PLN Indonesia Power's UBP Grati unit has launched the \"Ranu Lestari\" CSR programme to restore the environmental quality of Lake Ranu Grati in East Java, addressing issues like declining water quality, poor waste management, and low community incomes through initiatives such as fish conservation, trash barriers, and eco-enzyme production. The programme has significantly improved water metrics, boosted local incomes by up to 44%, and achieved high community satisfaction with an SROI of 1.35, aligning with national sustainability goals and ESG principles. As a key contributor to Java's electricity grid with 1,060 MW capacity, this effort underscores the company's commitment to social and environmental responsibility alongside operational excellence.",
        "content": "<p>Jakarta, TopBusiness \u2013 Komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan dan\npemberdayaan masyarakat terus diperkuat oleh PT PLN Indonesia Power\nmelalui unit pembangkitnya PLN Indonesia Power UBP Grati.<\/p>\n<p>Salah satu inisiatif yang dijalankan adalah program CSR bertajuk\n\u201cRanu Lestari\u201d, sebuah program terpadu yang berfokus pada pemulihan\nkualitas lingkungan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar\nDanau Ranu Grati, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.<\/p>\n<p>Senior Manager PLN Indonesia Power UBP Grati, Erwin Andy Herlambang,\nmenjelaskan bahwa program tersebut merupakan bagian dari strategi\ntanggung jawab sosial perusahaan yang selaras dengan prinsip\nkeberlanjutan, ESG, serta mendukung agenda pembangunan nasional.<\/p>\n<p>\u201cProgram CSR ini kami jalankan sebagai komitmen perusahaan untuk\nmendukung pembangunan berkelanjutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan\nmasyarakat di sekitar wilayah operasi perusahaan,\u201d ujar Erwin dalam\npresentasi penjurian TOP CSR Awards 2026 yang dilakukan secara daring,\nJumat (28\/3\/2026).<\/p>\n<p>Kontribusi Pembangkit bagi Sistem Kelistrikan<\/p>\n<p>PLN Indonesia Power UBP Grati merupakan salah satu pembangkit\nstrategis yang beroperasi pada sistem interkoneksi Jawa\u2013Madura\u2013Bali.\nPembangkit ini memiliki kapasitas netto sebesar 1.060 MW dan\nberkontribusi sekitar 33 persen terhadap kebutuhan listrik di subsistem\nGrati.<\/p>\n<p>Operasional pembangkit didukung teknologi dual fuel yang memungkinkan\npenggunaan bahan bakar gas maupun High Speed Diesel (HSD). Selain itu,\nunit ini juga telah mengimplementasikan berbagai sistem digitalisasi\npembangkit seperti Digimonx, REOC, Diamond, Maximo, dan Proinventory\nuntuk meningkatkan efisiensi operasional.<\/p>\n<p>Dalam aspek keselamatan kerja, pembangkit ini juga mencatatkan\ncapaian penting dengan meraih penghargaan Zero Accident sejak 2008\nhingga 2025, yang menunjukkan komitmen kuat terhadap penerapan standar\nK3.<\/p>\n<p>Latar Belakang Program CSR<\/p>\n<p>Program CSR Ranu Lestari lahir dari hasil kajian sosial dan\nlingkungan yang dilakukan perusahaan melalui social mapping dan life\ncycle assessment. Hasil kajian tersebut mengidentifikasi sejumlah\npersoalan utama di wilayah sekitar, khususnya di kawasan Ranu Grati.<\/p>\n<p>Beberapa permasalahan yang ditemukan antara lain pengelolaan sampah\nyang belum optimal, kualitas air danau yang menurun, serta terbatasnya\npemanfaatan limbah padat. Dari sisi sosial ekonomi, pendapatan rata-rata\nmasyarakat masih berada di bawah Upah Minimum Kabupaten (UMK) sekitar Rp\n3 juta per bulan, dengan tingkat pendidikan masyarakat sebagian besar\nmasih setara sekolah dasar.<\/p>\n<p>Selain itu, masyarakat yang menggantungkan hidup pada sektor\nperikanan di Danau Ranu juga menghadapi penurunan kualitas lingkungan\nyang berdampak pada produktivitas perikanan.<\/p>\n<p>\u201cBerdasarkan kajian tersebut, kami menyusun program CSR yang\nbenar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan kondisi lingkungan di\nsekitar wilayah operasi,\u201d kata Erwin.<\/p>\n<p>Tiga Intervensi Utama Program<\/p>\n<p>Dalam implementasinya, program Ranu Lestari mengusung tiga intervensi\nutama.<\/p>\n<p>Pertama adalah konservasi ikan lembok, yakni spesies ikan endemik\nyang hidup di Danau Ranu Grati dan mulai terancam populasinya akibat\npenurunan kualitas lingkungan.<\/p>\n<p>Kedua adalah inovasi trash barrier, yaitu penghalang sampah yang\ndipasang di aliran sungai untuk mencegah sampah masuk ke kawasan\ndanau.<\/p>\n<p>Ketiga adalah pengembangan Rumah Eco Enzyme, yang memanfaatkan limbah\nbuah dan sampah organik untuk diolah menjadi cairan eco enzyme. Cairan\nini kemudian digunakan untuk membantu memperbaiki kualitas air\ndanau.<\/p>\n<p>Program tersebut juga didukung dengan pembentukan kelompok masyarakat\nyang terlibat dalam produksi eco enzyme, pengelolaan sampah, serta\nkegiatan konservasi.<\/p>\n<p>Perbaikan Kualitas Lingkungan<\/p>\n<p>Implementasi program menunjukkan hasil yang cukup signifikan terhadap\nkualitas lingkungan. Berdasarkan pemantauan yang dilakukan, kualitas air\ndi kawasan Ranu Grati mengalami perbaikan.<\/p>\n<p>Nilai Biochemical Oxygen Demand (BOD) yang sebelumnya berada pada\nangka 5 mg\/liter, kini turun menjadi sekitar 2,3 mg\/liter. Sementara itu\nnilai Total Suspended Solid (TSS) juga menurun dari 21 mg\/liter menjadi\n19 mg\/liter.<\/p>\n<p>Selain itu, berbagai kegiatan pengelolaan lingkungan juga berhasil\ndilakukan, antara lain pemanfaatan 1 ton besi bekas untuk fasilitas\ninovasi penghalang sampah, pemanfaatan 212 kilogram styrofoam bekas\nuntuk kegiatan konservasi, serta pengelolaan 6,9 ton sampah buah untuk\nproduksi eco enzyme.<\/p>\n<p>Tak hanya itu, masyarakat juga berhasil mengelola 14,8 ton sampah\nnonorganik melalui berbagai kegiatan pengelolaan sampah berbasis\nkomunitas.<\/p>\n<p>Dampak Ekonomi dan Sosial<\/p>\n<p>Program CSR ini juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat\nsekitar. Pendapatan nelayan dan kelompok usaha Lempuk yang ada di\nsekitar kawasan Ranu Grati tercatat meningkat hingga 44 persen jadi Rp\n136,5 juta.<\/p>\n<p>Sementara itu, Kelompok Budidaya Ikan (Pokdakan) Mina Makmur juga\nmencatat peningkatan pendapatan sekitar 11 persen menjadi Rp 308,4\njuta.<\/p>\n<p>Dari sisi sosial, keterlibatan masyarakat dalam program semakin\nmeningkat. Saat ini telah terbentuk lima kelompok pengelolaan sampah,\nforum komunikasi masyarakat, serta kelompok budidaya ikan yang aktif\ndalam menjaga ekosistem danau.<\/p>\n<p>Program ini juga melibatkan partisipasi perempuan melalui kelompok\nbank sampah dan kegiatan pengelolaan lingkungan berbasis komunitas.<\/p>\n<p>Hasil survei independen menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat\nterhadap program CSR perusahaan mencapai nilai Indeks Kepuasan\nMasyarakat (IKM) sebesar 88,58, yang masuk kategori sangat baik.<\/p>\n<p>Selain itu, hasil pengukuran Social Return on Investment (SROI)\nmenunjukkan nilai 1,35, yang berarti setiap satu rupiah investasi\nprogram memberikan dampak sosial dan ekonomi yang lebih besar bagi\nmasyarakat.<\/p>\n<p>Roadmap Pengembangan Program<\/p>\n<p>Program CSR Ranu Lestari merupakan bagian dari roadmap jangka panjang\nyang telah dimulai sejak tahun 2022. Pada tahap awal, perusahaan\nmelakukan inisiasi program dan kajian sosial. Selanjutnya pada 2023\ndilakukan penguatan budidaya ikan, diikuti pengembangan program pada\n2024.<\/p>\n<p>Pada tahun 2025 progra<\/p>",
        "url": "https:\/\/jawawa.id\/newsitem\/pln-indonesia-power-ubp-grati-drives-ecosystem-recovery-for-ranu-through-csr-programme-1774669881",
        "image": ""
    },
    "sponsor": "Okusi Associates",
    "sponsor_url": "https:\/\/okusiassociates.com"
}