{
    "success": true,
    "data": {
        "id": 1754604,
        "msgid": "parliamentary-hajj-oversight-team-notes-progress-in-pilgrims-accommodation-and-immigration-services-1779542717",
        "date": "2026-05-21 14:07:00",
        "title": "Parliamentary Hajj Oversight Team Notes Progress in Pilgrims' Accommodation and Immigration Services",
        "author": "Nawir Arsyad Akbar",
        "source": "KOMPAS",
        "tags": "",
        "topic": "Politics",
        "summary": "Rieke Diah Pitaloka, a member of the DPR Hajj Oversight Team, reported notable progress in the 2026 Hajj operation, including regular pilgrims now receiving five-star accommodation in the Markaziyah area and faster entry at Madinah Airport (averaging under two hours). She highlighted achievements in the Murur and Tanazul programme and in transport services, while pointing to ongoing gaps such as limited elderly-friendly hotel facilities, prolonged KKHI health checks during peak periods, and the need for more medical staff and multilingual health education for elderly pilgrims.",
        "content": "<p>JAKARTA, KOMPAS.com \u2013 Anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR Rieke\nDiah Pitaloka mencatat sejumlah kemajuan dalam penyelenggaraan haji\n2026. Pertama dari akomodasi, di mana ia melihat jemaah reguler untuk\npertama kalinya mendapatkan hotel bintang lima di kawasan Markaziyah.\n\u2018Sebelumnya hanya untuk jemaah khusus. Ini lompatan signifikan,\u2019 ujar\nRieke dalam keterangannya, Kamis (21\/5\/2026). Ia melihat bahwa proses\nkedatangan jemaah haji di Bandara Madinah berlangsung cepat, di mana\nrata-rata kurang dari dua jam. \u2018Tiga, program Murur dan Tanazul.\nKebijakan ini efektif mengurangi kepadatan di Muzdalifah dan melindungi\njemaah lansia serta risiko tinggi,\u2019 ujar Rieke. \u2018Empat, transportasi.\nBus antarkota, bus shalawat 24 jam, dan bus masyair beroperasi sesuai\njadwal dengan petugas yang sigap.,\u2019 sambungnya. Ia menilai, fasilitas\njemaah lansia di hotel, seperti kursi roda, pegangan di kamar mandi, dan\nakses pintu yang ramah lansia masih terbatas. Selain itu, ia memberikan\ncatatan terhadap waktu tunggu layanan kesehatan di Kantor Kesehatan Haji\nIndonesia (KKHI). \u2018Antrean pemeriksaan masih panjang, terutama pada jam\nsibuk. Jumlah tenaga medis perlu ditambah saat puncak kedatangan,\u2019 ujar\nRieke. \u2018Edukasi kesehatan kepada lansia. Sosialisasi pencegahan\ndehidrasi dan kelelahan masih belum merata, terutama bagi jemaah dengan\nketerbatasan bahasa,\u2019 ujar politikus Partai Demokrasi Indonesia\nPerjuangan (PDI-P) itu.<\/p>",
        "url": "https:\/\/jawawa.id\/newsitem\/parliamentary-hajj-oversight-team-notes-progress-in-pilgrims-accommodation-and-immigration-services-1779542717",
        "image": ""
    },
    "sponsor": "Okusi Associates",
    "sponsor_url": "https:\/\/okusiassociates.com"
}