{
    "success": true,
    "data": {
        "id": 1678053,
        "msgid": "oss-strengthened-to-reduce-investment-uncertainty-1776217855",
        "date": "2026-04-14 08:59:48",
        "title": "OSS Strengthened to Reduce Investment Uncertainty",
        "author": " ",
        "source": "GALERT",
        "tags": "",
        "topic": "Investment",
        "summary": "Indonesia's Minister of Investment, Rosan Roeslani, has announced enhancements to the Online Single Submission (OSS) system to minimise investment uncertainties and streamline licensing processes. The upgraded system, integrating AI and blockchain with full support from 18 ministries following the implementation of PP No. 28\/2025, has led to a surge in Business Identification Numbers (NIB), reaching 15.8 million since 2021, with 1.8 million issued in the last five months. This initiative, backed by approved budgets and a 'positive fiction' mechanism for timely approvals, aims to foster a more robust national investment climate amid global dynamics.",
        "content": "<p>OSS Diperkuat, Ketidakpastian Investasi Ditekan<\/p>\n<p>JAKARTA, NusaBali - Menteri Investasi dan Hilirisasi\/Kepala BKPM,\nRosan Roeslani, menyatakan pemerintah terus memperkuat sistem perizinan\nmelalui Online Single Submission (OSS) untuk menekan ketidakpastian dan\nmendorong investasi.<\/p>\n<p>Hal tersebut disampaikan dalam rapat kerja bersama Komisi XII DPR RI\ndi Jakarta, Senin. Menurutnya, faktor ketidakpastian menjadi tantangan\nutama yang terus dibenahi pemerintah dari berbagai level.<\/p>\n<p>\u201cMemang yang kita coba kurangi sekarang adalah faktor ketidakpastian.\nIni yang terus kita perbaiki,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Rosan menjelaskan, sistem OSS sempat mengalami kendala dalam beberapa\nbulan terakhir seiring upaya peningkatan melalui integrasi penuh dengan\n18 kementerian dan lembaga pasca implementasi PP Nomor 28.<\/p>\n<p>Namun, penguatan sistem kini mendapat dukungan anggaran yang telah\ndisetujui dan mulai memasuki tahap pencairan. Hal ini diharapkan\nmempercepat proses perizinan sekaligus mengurangi pertemuan tatap\nmuka.<\/p>\n<p>\u201cSistem baru OSS akan memanfaatkan teknologi seperti kecerdasan\nbuatan dan blockchain, dan tahun ini mulai berjalan,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Berdasarkan data Kementerian Investasi, jumlah Nomor Induk Berusaha\n(NIB) yang diterbitkan sejak 2021 hingga 8 April 2026 mencapai sekitar\n15,8 juta. Dari jumlah tersebut, sekitar 1,8 juta NIB terbit dalam lima\nbulan terakhir sejak implementasi PP Nomor 28 Tahun 2025.<\/p>\n<p>Menurut Rosan, lonjakan tersebut menunjukkan minat berusaha dan\ninvestasi di Indonesia tetap tinggi meski di tengah dinamika global.\nSelain itu, pemerintah juga menerapkan mekanisme fiktif positif, yakni\nizin dapat diterbitkan apabila kementerian atau lembaga terkait tidak\nmerespons dalam batas waktu layanan yang disepakati.<\/p>\n<p>Hingga kini, sekitar 258 izin telah diterbitkan melalui mekanisme\ntersebut. \u201cKebijakan ini diharapkan mampu mempercepat proses perizinan\nsekaligus mendorong respons lebih cepat dari kementerian dan lembaga\nterkait, sehingga iklim investasi nasional semakin kuat,\u201d tegas Rosan.\n*ant<\/p>",
        "url": "https:\/\/jawawa.id\/newsitem\/oss-strengthened-to-reduce-investment-uncertainty-1776217855",
        "image": ""
    },
    "sponsor": "Okusi Associates",
    "sponsor_url": "https:\/\/okusiassociates.com"
}