{
    "success": true,
    "data": {
        "id": 1854474,
        "msgid": "mendag-tingkatkan-akses-pasar-ke-negeri-tirai-bambu-1783792208",
        "date": "2026-07-11 07:58:23",
        "title": "Mendag: Tingkatkan Akses Pasar ke Negeri Tirai Bambu",
        "author": " ",
        "source": "GALERT",
        "tags": "",
        "topic": "Trade",
        "summary": "Indonesia's Trade Minister Enggartiasto Lukita visited China to open the Indonesian Pavilion at the 16th China-ASEAN Expo, where the nation was honoured as the Country of Honor. This status is expected to boost market access and trade transactions, building on a 190 percent increase in deals recorded at the previous year's event. The visit also included meetings to enhance bilateral investment and trade, underscoring China's position as Indonesia's largest global trading partner.",
        "content": "<p>Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita melakukan kunjungan kerja ke\nNanning dan Shanghai, China pada 20\u201424 September 2019. Dalam kunjungan\ntersebut Mendag Enggar dijadwalkan mendampingi Menteri Koordinator\nBidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan selaku pemimpin delegasi\nIndonesia untuk membuka Paviliun Indonesia di China-ASEAN Expo (CAEXPO)\nke-16.<\/p>\n<p>Pada CAEXPO kali ini, Indonesia ditunjuk sebagai Country of Honor.\nCAEXPO itu sendiri akan berlangsung pada 21\u201324 September di The Nanning\nInternational Convention and Exhibition Center, Nanning, China.<\/p>\n<p>\u201cPemberian kehormatan sebagai Country of Honor ini memberikan\noptimisme peluang peningkatan akses pasar ke China. Hal tersebut\ndikarenakan Indonesia mendapatkan beberapa kelebihan yang ditawarkan\npada CAEXPO ke-16,\u201d jelas Mendag.<\/p>\n<p>Kelebihan tersebut yaitu mendapatkan letak dan posisi Paviliun\nIndonesia yang strategis sehingga diharapkan jumlah pengunjung meningkat\ndari tahun sebelumnya. Selain itu, Indonesia juga menjadi negara\nprioritas dalam agenda-agenda pertemuan bisnis selama CAEXPO\nberlangsung.<\/p>\n<p>Tahun ini, Indonesia menghadirkan dua paviliun, yaitu Paviliun\nKomoditas dan Paviliun Nasional (City of Charm). Paviliun Nasional\nIndonesia (City of Charm) menampilkan konsep Rumah Sawit Indonesia yang\nakan menampilkan produk sawit dari hulu ke hilir.<\/p>\n<p>CAEXPO merupakan salah satu pameran yang rutin diikuti Indonesia guna\nmemperkuat akses pasar dan menjalin kerja sama perdagangan dengan China.\nCAEXPO diikuti 10 negara ASEAN dan tahun ini merupakan partisipasi ke-16\nkalinya bagi Indonesia.<\/p>\n<p>Pada 2018, partisipasi Indonesia terbilang sangat sukses. Transaksi\npada CAEXPO 2018 meningkat 190 persen dari USD 2,14 juta pada 2017\nmenjadi sebesar USD 6,2 juta atau senilai Rp93,14 miliar pada 2018.<\/p>\n<p>\u201cCAEXPO 2019 diharapkan dapat mendulang sukses seperti tahun\nsebelumnya dengan jumlah pengunjung dan transaksi yang meningkat dari\ntahun lalu,\u201d ujar Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Dody\nEdward.<\/p>\n<p>Selain menghadiri CAEXPO, Mendag juga dijadwalkan melakukan sejumlah\nkunjungan, seperti Zona Perdagangan Bebas Terintegrasi Pingxiang. Selain\nitu, di Nanning, Mendag juga melakukan sejumlah pertemuan terkait\npeningkatan investasi dan perdagangan, baik dengan Pemerintah China\nmaupun sektor swasta; dan membuka Forum Perdagangan, Pariwisata, dan\nInvestasi (TTI Forum).<\/p>\n<p>Sementara itu di Shanghai, Mendag akan memberikan pidato utama pada\nacara Forum Bisnis, Infrastruktur, dan Investasi Indonesia (Indonesia\nBusiness, Infrastructure and Investment Forum\/IBIIF).<\/p>\n<p>Hubungan Perdagangan Indonesia-China<\/p>\n<p>Total perdagangan Indonesia-China periode Januari\u00efApril 2019 tercatat\nsebesar USD 22,43 miliar. Tren ekspor Indonesia ke China 2014\u00ef2018\nmeningkat sebesar 13,8 persen. Ekspor Indonesia ke China pada periode\nJanuari-April 2019 tercatat sebesar USD 7,91 miliar. Sedangkan, impor\nIndonesia dari China pada periode yang sama tercatat sebesar USD 14,52\nmiliar. China merupakan mitra dagang terbesar Indonesia ke-1 di duna.\nSedangkan, Indonesia merupakan mitra dagang terbesar China ke-15 di\ndunia.<\/p>\n<p>Produk ekspor nonmigas utama Indonesia ke China antara lain batu\nbara, minyak kelapa sawit, olahan serbuk kayu, dan tembaga. Sedangkan\nuntuk produk impor nonmigas terbesar dari China antara lain komponen\ntelepon; mesin pengolahan data otomatis digital dalam bentuk portable;\nserta komponen yang digunakan untuk transmisi radio, radar, radio\nnavigasi, dan modem untuk televisi.<\/p>",
        "url": "https:\/\/jawawa.id\/newsitem\/mendag-tingkatkan-akses-pasar-ke-negeri-tirai-bambu-1783792208",
        "image": ""
    },
    "sponsor": "Okusi Associates",
    "sponsor_url": "https:\/\/okusiassociates.com"
}