{
    "success": true,
    "data": {
        "id": 1849439,
        "msgid": "kemenpar-dorong-transformasi-kbli-2025-via-sistem-oss-ini-manfaatnya-untuk-pelaku-wisata-1783576225",
        "date": "2026-07-09 12:20:49",
        "title": "Kemenpar Dorong Transformasi KBLI 2025 via Sistem OSS, Ini Manfaatnya untuk Pelaku Wisata",
        "author": " ",
        "source": "GALERT",
        "tags": "",
        "topic": "Tourism",
        "summary": "Kementerian Pariwisata Indonesia mendorong penerapan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025 melalui sistem Online Single Submission (OSS) untuk menyesuaikan regulasi dengan model bisnis pariwisata terkini. Langkah ini bertujuan menyederhanakan perizinan, memberikan kepastian hukum, dan menciptakan iklim investasi yang sehat guna mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar delapan persen pada 2029. Selain memudahkan pelaku usaha, sistem ini memungkinkan pemerintah memetakan kebutuhan investasi daerah secara akurat dan menyalurkan bantuan tepat sasaran saat terjadi bencana.",
        "content": "<p>KOMPAS.com - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mendorong implementasi\nKlasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025 sistem Online\nSingle Submission (OSS), khususnya bagi pelaku usaha pariwisata.<\/p>\n<p>KBLI 2025 merupakan penyempurnaan dari KBLI 2020 yang menyesuaikan\nperkembangan dunia usaha, teknologi, dan model bisnis baru.<\/p>\n<p>Ni Luh melanjutkan, pembaruan KBLI 2025 juga bertujuan untuk\nmemastikan bahwa perkembangan model bisnis di sektor pariwisata dapat\nterakomodasi secara lebih tepat.<\/p>\n<p>Transformasi KBLI melalui sistem OSS membantu pemerintah dan pelaku\nusaha pariwisata memastikan klasifikasi usaha yang lebih relevan dengan\nperkembangan aktivitas ekonomi dan kebutuhan industri.<\/p>\n<p>Ni Luh mengatakan, sektor pariwisata memiliki peran strategis sebagai\nsalah satu penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang ditargetkan\nmencapai delapan persen pada 2029.<\/p>\n<p>Maka dari itu, kata Ni Luh, sektor pariwisata membutuhkan tata kelola\nyang semakin baik, termasuk sistem perizinan yang mudah diakses,\nmemberikan kepastian hukum, adaptif terhadap perkembangan usaha, serta\nmampu menciptakan iklim investasi yang sehat.<\/p>\n<p>Sementara itu, Pelaksana tugas Deputi Bidang Industri dan Investasi\nKementerian Pariwisata, Rizki Handayani Mustafa menjelaskan, kemudahan\nperizinan tidak hanya menguntungkan pelaku usaha, tetapi juga pemerintah\ndalam menyusun kebijakan berbasis data.<\/p>\n<p>Salah satunya manfaat perizinan adalah memudahkan pemerintah\nmengidentifikasi pelaku usaha yang terdaftar, ketika terjadi bencana\natau kondisi tertentu sehingga penyaluran insentif dan bantuan dapat\ndilakukan lebih tepat sasaran.<\/p>\n<p>Menurut Rizki, perizinan juga berperan dalam meningkatkan kenyamanan\ndan keamanan wisatawan.<\/p>\n<p>Sebab, usaha pariwisata yang terdaftar dapat dipantau dan dibina\nsesuai standar yang berlaku. Ia pun mengimbau para pemilik usaha,\ntermasuk homestay, untuk segera mengurus perizinannya.<\/p>\n<p>Data perizinan juga menjadi dasar penting pemerintah untuk memetakan\nkondisi industri pariwisata di setiap daerah.<\/p>\n<p>Melalui data tersebut, pemerintah dapat mengetahui wilayah yang sudah\nmengalami kelebihan pasokan akomodasi maupun daerah yang masih\nmembutuhkan investasi baru.<\/p>",
        "url": "https:\/\/jawawa.id\/newsitem\/kemenpar-dorong-transformasi-kbli-2025-via-sistem-oss-ini-manfaatnya-untuk-pelaku-wisata-1783576225",
        "image": ""
    },
    "sponsor": "Okusi Associates",
    "sponsor_url": "https:\/\/okusiassociates.com"
}