{
    "success": true,
    "data": {
        "id": 1609094,
        "msgid": "indonesian-companies-promote-acceleration-of-action-for-womens-leadership-at-rtbfge-2026-1773330924",
        "date": "2026-03-12 19:57:32",
        "title": "Indonesian Companies Promote Acceleration of Action for Women's Leadership at RTBFGE 2026",
        "author": " ",
        "source": "GALERT",
        "tags": "",
        "topic": "Social Policy",
        "summary": "Indonesian business leaders, investors and policymakers convened at the Indonesia Stock Exchange on 12 March to mark International Women's Day through the Ring The Bell For Gender Equality (RTBFGE) 2026 campaign, highlighting the private sector's role in advancing gender equality and creating a fair and prosperous economy. Data reveals significant gender gaps in Indonesia's labour market, with women's labour force participation at 56.7% and 49% of Indonesian firms having all-male boards of directors\u2014substantially higher than the Asian average of 15%\u2014underscoring the urgent need to accelerate women's representation in corporate leadership and decision-making roles.",
        "content": "<p>Perusahaan di Indonesia Promosikan Percepatan Aksi untuk Kepemimpinan\nPerempuan di RTBFGE 2026<\/p>\n<p>Pasardana.id - Memperingati Hari Perempuan Internasional 2026,\npemimpin perusahaan, investor dan pembuat kebijakan berkumpul di Main\nHall Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk menyelenggarakan Ring The Bell For\nGender Equality (RTBFGE) 2026, Kamis (12\/3).<\/p>\n<p>Dengan mengangkat tema \u201cKepemimpinan Perempuan untuk Ekonomi yang\nAdil dan Sejahtera,\u201d event ini menyoroti kontribusi yang bisa diberikan\nsektor swasta dan bisnis untuk mendorong kesetaraan gender serta\nmewujudkan ekonomi yang adil dan sejahtera untuk semua.<\/p>\n<p>RTBFGE diselenggarakan oleh BEI berkolaborasi dengan UN Women, UN\nGlobal Compact Network Indonesia (IGCN), International Finance\nCorporation (IFC), dan Indonesia Business Coalition for Women\nEmpowerment (IBCWE).<\/p>\n<p>Acara ini merupakan bagian dari kampanye RTBFGE global, inisiatif\nbersama dari United Nations Sustainable Stock Exchange, UN Global\nCompact, UN Women dan World Federation of Exchanges.<\/p>\n<p>Sebagai tradisi global yang kuat, kampanye ini menyoroti peran\npenting pasar modal dalam mendorong kesetaraan gender dan pemberdayaan\nperempuan.<\/p>\n<p>Adapun pada tahun ini, terdapat sekitar 114 bursa efek di 90 negara\nyang berpartisipasi dalam kampanye tersebut.<\/p>\n<p>Terlepas dari kemajuan dalam pemberdayaan perempuan, kesenjangan\ngender yang signifikan masih ditemukan di pasar tenaga kerja\nIndonesia.<\/p>\n<p>Pada tahun 2025, partisipasi tenaga kerja perempuan berada di angka\n56,7% jauh lebih rendah dibandingkan partisipasi laki-laki.<\/p>\n<p>Di tingkat kepemimpinan perusahaan, kesenjangan juga masih\nterlihat.<\/p>\n<p>Berdasarkan Asia Market Monitor 2025 yang disusun oleh United Nations\nSustainable Stock Exchanges Initiative, IFC, dan UN Women, 49% firma di\nIndonesia masih memiliki jajaran direksi yang semuanya laki-laki - lebih\ntinggi dibanding rata-rata Asia di 15%.<\/p>\n<p>Sementara itu, hanya 19% firma Indonesia memiliki setidaknya 30%\nperempuan di direksi mereka.<\/p>\n<p>Temuan ini menyoroti pentingnya percepatan aksi untuk memperkuat\nperwakilan perempuan di dalam kepemimpinan dan pengambilan keputusan\nperusahaan - langkah kritis dalam membangun ekonomi yang lebih inklusif\ndan resilien.<\/p>\n<p>\u201cHari ini yang kita lakukan tidak hanya membunyikan bel. Hari ini,\nyang ingin kita lakukan adalah mengirimkan sebuah pesan yang harus\ndidengar di setiap boardroom, oleh setiap investor, dan untuk setiap\npengambil keputusan yang ada di ruang ini, maupun di luar, bahwa\nkepemimpinan perempuan adalah investasi yang akan membuat perusahaan\nlebih profitable, lebih baik, dan kompetitif,\u201d ujar Mari Elka Pangestu,\nWakil Ketua Dewan Ekonomi Nasional dalam pidato kuncinya.<\/p>\n<p>Di kesempatan yang sama, Risa Effenita Rustam, Direktur BEI\nmengatakan, \u201cMendorong kepemimpinan perempuan bukan hanya sebuah agenda\nkesetaraan, tetapi juga sebuah investasi strategis bagi masa depan dunia\nusaha serta pembangunan ekonomi yang lebih adil dan Makmur.\u201d<\/p>\n<p>Melansir siaran pers BEI, Kamis (12\/3) disebutkan, acara RTBFGE 2026\nmenampilkan sesi speed coaching yang dirancang untuk mengubah dialog\nmenjadi langkah terukur.<\/p>\n<p>Mengumpulkan eksekutif dari perusahaan dan pemimpin industri sebagai\nmentor, lebih dari 100 peserta berpartisipasi dalam diskusi dan peer\nlearning yang berfokus pada:<\/p>\n<p>-Membangun tempat kerja yang ramah keluarga, termasuk\nmengintegrasikan inisiatif dan kebijakan penitipan anak yang\nmempromosikan tanggung jawab perawatan bersama;<\/p>\n<p>-Memperkuat jenjang karir untuk kepemimpinan perempuan dan jaringan\ninternal;<\/p>\n<p>-Mengatasi tantangan yang diidentifikasi melalui penelitian terbaru\ntentang kepemimpinan perempuan di lingkungan perusahaan;<\/p>\n<p>-Menerapkan tools praktis seperti Women\u2019s Empowerment Principles\nGender Gap Analysis Toolkit (WEPs GAT) dan Gender Equality Assessment,\nResults and Strategies (GEARS);<\/p>\n<p>-Mengatasi kekerasan dan pelecehan di tempat kerja.<\/p>\n<p>\u201cPartisipasi dan kepemimpinan perempuan sangat penting untuk\nmembangun ekonomi yang adil dan sejahtera. Dengan mendorong kebijakan\nyang mendukung kesetaraan di tempat kerja, mengakui dan mendistribusikan\nsecara setara pekerjaan perawatan tak berbayar, memperkuat inklusi\ndigital, serta mentransformasi norma sosial, institusi, dan masyarakat\nsecara keseluruhan, dapat membuka potensi penuh perempuan dan\nmempercepat kemajuan menuju kesetaraan gender,\u201d ucap Ulziisuren Jamsran,\nUN Women Indonesia Representative and Liaison to ASEAN, menyoroti tema\nRing the Bell tahun ini.<\/p>\n<p>\u201cRing the Bell for Gender Equality yang dilaksanakan hari ini,\nmengirimkan sinyal kuat atas komitmen sektor swasta, BUMN, dan sektor\nbisnis untuk mempercepat pencapaian pemberdayaan perempuan dan mendorong\nekonomi yang lebih inklusif,\u201d sambungnya.<\/p>\n<p>Diketahui, pada tahun 2025, UN Women bersama mitra strategis\nmenginisiasi Asia-Pacific Sustainable Finance Lab, yang dirancang untuk\nmendukung bursa efek di seluruh Asia dalam mempercepat komitmen terkait\nkesetaraan gender di pasar modal.<\/p>\n<p>Tiap sesi diakhiri dengan peserta mengidentifikasi langkah konkrit\nberikutnya di organisasi mereka masing-masing, memperkuat akuntabilitas\ndan capaian berkelanjutan.<\/p>\n<p>\u201cKesetaraan gender bukan hanya isu sosial, tetapi juga imperatif\nbisnis untuk pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Melalui momentum\nRing The Bell for Gender Equality yang kami selenggarakan setiap tahun\nbersama IDX, UN Women, IBCWE, dan IFC. Kami mendorong perusahaan di\nIndonesia untuk mempercepat implementasi Women\u2019s Empowerment Principles\ndan memastikan perempuan memiliki kesempatan yang setara untuk memimpin,\nberinovasi, dan berkontribusi dalam pengambilan keputusan,\u201d ujar Y. W.\nJunardy, Presiden UN Global Compact Network Indonesia (IGCN).<\/p>\n<p>Sementara itu, Indonesia Business Coalition for Women Empowerment\n(IBCWE) menekankan pentingnya pendekatan berbasis data dan strategi\nterukur dalam mempercepat kepemimpinan perempuan di perusahaan.<\/p>\n<p>\u201cMelalui Gender Equality Assessment, Results and Strategies (GEARS),\nIBCWE konsisten mendukung perusahaan dalam mengidentifikasi kesenjangan\ngender, menyusun rencana aksi prioritas, serta memantau kemajuan\nimplem<\/p>",
        "url": "https:\/\/jawawa.id\/newsitem\/indonesian-companies-promote-acceleration-of-action-for-womens-leadership-at-rtbfge-2026-1773330924",
        "image": ""
    },
    "sponsor": "Okusi Associates",
    "sponsor_url": "https:\/\/okusiassociates.com"
}