{
    "success": true,
    "data": {
        "id": 1590597,
        "msgid": "indonesia-eyes-us-1-4-billion-investment-in-solar-power-plant-factory-completion-by-end-2026-1772715830",
        "date": "2026-03-05 19:23:12",
        "title": "Indonesia Eyes US$1.4 Billion Investment in Solar Power Plant Factory, Completion by End-2026",
        "author": "Danu Damarjati",
        "source": "KOMPAS",
        "tags": "",
        "topic": "Energy",
        "summary": "Indonesia is pursuing a US$1.4 billion investment to build a factory supporting a 50 GW solar power project, aligning with President Prabowo's plan to convert diesel plants to solar within 3-4 years. Construction is expected to take about 1.5 years, finishing by end-2026, with domestic production for PLTS projects. A 1 MW PLTS prototype in Sumenep has been completed and will be reviewed by the ministries; funding options for PLTS development are being studied.",
        "content": "<p>Jakarta \u2013 Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI), Danantara Rosan P.\nRoeslani, mengungkapkan Indonesia telah mengantongi investasi\npembangunan pabrik pendukung Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS)\nsenilai US$1,4 miliar dengan kapasitas 50 gigawatt (GW). Investasi itu\nselaras dengan rencana Presiden Prabowo Subianto untuk mengkonversi\nPembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) menuju PLTS dalam rentang waktu\n3-4 tahun mendatang.<\/p>\n<p>Hal ini disampaikan Rosan usai rapat terbatas bersama Presiden\nPrabowo hingga Menteri ESDM Bahlil Lahadalia di Kompleks Istana\nKepresidenan Jakarta Pusat, Kamis (5\/3\/2026).<\/p>\n<p>\u201cMemang saya juga sampaikan kebetulan sudah ada masuk untuk investasi\ndi Indonesia akhir tahun ini untuk pembangunan pabrik, investasi US$1,4\nmiliar dengan kapasitas 50 gigawatt,\u201d kata Rosan, Kamis.<\/p>\n<p>Pembangunannya membutuhkan waktu sekitar 1,5 tahun sehingga akan\nrampung pada akhir 2026.<\/p>\n<p>\u201cJadi itu juga sudah investasi sudah masuk, akhir tahun ini akan\nselesai. Jadi itu juga akan membantu untuk kita bisa pakai produksi\ndalam negeri kita untuk proyek PLTS ini,\u201d beber dia.<\/p>\n<p>\u201cNah, itu yang dari Danantara sampaikan dan diharapkan nanti dari\nESDM dan kami untuk mempersiapkan itu,\u201d imbuhnya.<\/p>\n<p>\u201cJadi kurang lebih dari usulan tadi awal 100 gigawatt, jadi ada 13\ngigawatt terlebih dahulu yang rencananya akan diprioritaskan,\u201d\nungkapnya.<\/p>\n<p>Adapun untuk mempercepat, Danantara sudah menyelesaikan prototype\nPLTS berkapasitas 1 Megawatt di Sumenep.<\/p>\n<p>Prototype tersebut akan ditinjau langsung oleh tim, yang meliputi\nKementerian ESDM dan Kementerian Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi\n(Kemendikti Saintek).<\/p>\n<p>Presiden kata Rosan, sudah memberikan arahan untuk menyediakan\nsejumlah opsi pendanaan untuk pembangunan PLTS.<\/p>\n<p>\u201cYang itu diminta untuk kami melihat dan mempelajarinya strukturnya,\nbekerja sama dengan, baik dengan dalam negeri maupun dengan pihak swasta\nyang punya teknologi dan mempunyai kemampuan dari segi solar dan\nbaterainya. Nah itu pembicaraan dari yang tadi berlangsung, yang\nfokusnya ada di situ,\u201d tandas Rosan.<\/p>",
        "url": "https:\/\/jawawa.id\/newsitem\/indonesia-eyes-us-1-4-billion-investment-in-solar-power-plant-factory-completion-by-end-2026-1772715830",
        "image": ""
    },
    "sponsor": "Okusi Associates",
    "sponsor_url": "https:\/\/okusiassociates.com"
}