{
    "success": true,
    "data": {
        "id": 1866029,
        "msgid": "in-the-hands-of-housewives-inorganic-waste-transformed-into-a-source-of-income-1784296377",
        "date": "2026-07-17 20:30:00",
        "title": "In the Hands of Housewives, Inorganic Waste Transformed into a Source of Income",
        "author": "Edwin Dwi Putranto",
        "source": "REPUBLIKA",
        "tags": "",
        "topic": "Social Policy",
        "summary": "A waste bank in East Jakarta is empowering local housewives to turn inorganic waste into economically valuable handicrafts. The initiative, which has been running since 2019, not only reduces the volume of waste sent to landfills but also provides additional income for residents. The programme also processes organic waste into compost and eco-enzymes, promoting a more sustainable and environmentally friendly lifestyle.",
        "content": "<p>Di tangan-tangan kreatif para ibu rumah tangga, sampah anorganik tak\nlagi dipandang sebagai limbah yang harus dibuang. Kantong plastik,\nkemasan bekas, hingga bahan daur ulang lainnya disulap menjadi berbagai\nkerajinan yang memiliki nilai ekonomi. Melalui Bank Sampah Persatuan\nKreasi 308 di kawasan Pondok Kelapa, Jakarta Timur, warga tidak hanya\ndiajak memilah dan menabung sampah, tetapi juga diberdayakan untuk\nmengolahnya menjadi produk bernilai jual. Langkah ini menjadi bagian\ndari upaya mengurangi timbulan sampah sekaligus menumbuhkan gaya hidup\nyang lebih bijak dan ramah lingkungan. Sebanyak 12 warga yang juga\nmerupakan kader bank sampah terlibat dalam produksi kerajinan berbahan\nsampah anorganik. Program pemberdayaan ini telah berjalan sejak 2019.\nProduk yang dihasilkan antara lain hiasan meja, lampu hias, alas duduk,\nkostum, ecobrick, hingga berbagai kerajinan dekoratif lainnya dengan\nharga jual berkisar Rp25.000 hingga Rp400.000, tergantung jenis dan\ntingkat kesulitan pembuatannya. Keterampilan mengolah sampah menjadi\nkerajinan dipelajari warga secara otodidak, kemudian dibagikan kembali\nkepada warga lain. Pengolahan sampah menjadi barang kerajinan tersebut\ntidak hanya membantu mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat\npembuangan akhir (TPA), tetapi juga membuka peluang usaha dan menambah\npendapatan. Selain mengelola sampah anorganik, Bank Sampah Persatuan\nKreasi 308 juga mengolah sampah organik menjadi kompos yang dimanfaatkan\nuntuk penghijauan dan kebutuhan di lingkungan sekitar. Bank sampah ini\njuga memproduksi eco enzyme, yang dapat dimanfaatkan sebagai pupuk cair,\npembersih rumah tangga, hingga penyubur tanaman sehingga dapat\nmengurangi sampah organik sekaligus meningkatkan nilai manfaat limbah\nrumah tangga. Berbagai produk kerajinan hasil olahan sampah dipasarkan\nkepada masyarakat sebagai bagian dari kampanye pengurangan sampah dan\npemanfaatan kembali limbah yang masih memiliki nilai guna.<\/p>",
        "url": "https:\/\/jawawa.id\/newsitem\/in-the-hands-of-housewives-inorganic-waste-transformed-into-a-source-of-income-1784296377",
        "image": ""
    },
    "sponsor": "Okusi Associates",
    "sponsor_url": "https:\/\/okusiassociates.com"
}