{
    "success": true,
    "data": {
        "id": 1751005,
        "msgid": "el-nino-could-increase-dengue-and-malaria-risk-in-children-1779545883",
        "date": "2026-05-20 09:33:11",
        "title": "El Ni\u00f1o Could Increase Dengue and Malaria Risk in Children",
        "author": "Qommarria Rostanti",
        "source": "REPUBLIKA",
        "tags": "",
        "topic": "Social Policy",
        "summary": "REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA \u2013 Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), El Nino diprediksi akan mulai terjadi pada periode Mei-Juni-Juli 2026. Fenomena suhu panas ini dinilai perlu diwaspadai karena bisa meningkatkan risiko penyakit yang ditularkan melalui nyamuk seperti demam berdarah dengue (DBD) dan malaria.",
        "content": "<p>REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA \u2013 Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan\nGeofisika (BMKG), El Nino diprediksi akan mulai terjadi pada periode\nMei-Juni-Juli 2026. Fenomena suhu panas ini dinilai perlu diwaspadai\nkarena bisa meningkatkan risiko penyakit yang ditularkan melalui nyamuk\nseperti demam berdarah dengue (DBD) dan malaria.<\/p>\n<p>Ketua Satgas Kesehatan Lingkungan dan Perubahan Iklim Ikatan Dokter\nAnak Indonesi (IDAI), dr Darmawan Budi Setyanto, mengatakan nyamuk Aedes\naegypti penyebar DBD hidup di lingkungan air bersih, bukan di sungai\natau kali. Saat terjadi krisis air bersih akibat kemarau panjang,\nmasyarakat biasanya menyimpan air di ember, bak, atau wadah lain.<\/p>\n<p>Menurut dr Darmawan, kebiasaan ini justru menciptakan suasana ideal\nuntuk perkembang biakan nyamuk. \u201cKan kalau kekeringan, susah air itu,\npasti masyarakat menyimpan air di ember, drum, gitu ya. Nah itu kalau\nkita tidak menutup dengan baik, itu justru jadi lahan yang bagus untuk\nnyamuk Aedes aegypti bertelur,\u201d kata dr Darmawan dalam webinar IDAI\ndipantau di Jakarta, Selasa (19\/5\/2026).<\/p>\n<p>Selain itu, suhu panas juga membuat nyamuk lebih banyak bertahan di\ntempat tertutup dan masuk ke dalam rumah sehingga meningkatkan kontak\ndengan manusia. Telur nyamuk Aedes aegypti juga mampu bertahan dalam\nkondisi kering hingga berbulan-bulan.<\/p>",
        "url": "https:\/\/jawawa.id\/newsitem\/el-nino-could-increase-dengue-and-malaria-risk-in-children-1779545883",
        "image": ""
    },
    "sponsor": "Okusi Associates",
    "sponsor_url": "https:\/\/okusiassociates.com"
}