{
    "success": true,
    "data": {
        "id": 1903590,
        "msgid": "central-java-launches-10-peoples-schools-to-break-poverty-chain-1785999180",
        "date": "2026-08-06 13:00:48",
        "title": "Central Java Launches 10 'People's Schools' to Break Poverty Chain",
        "author": "Gita Amanda",
        "source": "REPUBLIKA",
        "tags": "",
        "topic": "Social Policy",
        "summary": "The Central Java provincial government has established 10 permanent 'Sekolah Rakyat' (People's Schools) and six pilot schools, currently accommodating 2,692 students from impoverished families. Deputy Governor Taj Yasin Maimoen expressed confidence that the programme, which aligns with a national presidential initiative, will help break the cycle of poverty by providing free boarding education. Officials noted that while secondary school enrolment is nearly full, primary-level recruitment faces challenges as parents are hesitant to send young children to boarding facilities.",
        "content": "<p>Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin mengungkapkan, saat ini telah\nterdapat 10 Sekolah Rakyat (SR) permanen dan enam SR rintisan yang\nmenampung 2.692 siswa di berbagai wilayah Jawa Tengah. Yasin menyambut\nbaik keberadaan SR karena dinilai dapat memutus rantai kemiskinan.\n\u201cSekolah Rakyat ini jalan untuk memutus rantai kemiskinan. Karena\nbagaimanapun juga angka kemiskinan di Jawa Tengah masih relatif tinggi,\u201d\nkata Yasin saat menerima Tim Deputi Bidang Pencegahan dan Monitoring KPK\nRI dalam diskusi perencanaan serta pelaksanaan program SR di Provinsi\nJateng, di ruang kerjanya, Kota Semarang, Rabu (5\/8\/2026) lalu. Yasin\nmengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng berkomitmen mengawal\nprogram SR. Sebab, program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah\nmemberikan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan\nmiskin ekstrem. \u201cHarus kita kawal karena ini adalah gagasan Presiden\nkita yang tujuannya untuk memuliakan keluarga miskin, sehingga Sekolah\nRakyat ini benar-benar memfasilitasi kebangkitan orang-orang kecil,\u201d\nujar Yasin. Menurut Yasin, Jateng telah memiliki pengalaman mengelola\nsekolah berasrama bagi siswa dari keluarga kurang mampu. Saat ini\nterdapat tiga sekolah berasrama penuh di Kabupaten Pati, Kabupaten\nSemarang, dan Kabupaten Purbalingga, serta 15 sekolah semi-boarding.\n\u201cDengan adanya Program Sekolah Rakyat kami tentu senang, karena ini\nsejalan dengan rintisan yang telah kami lakukan sekitar 10 tahun\nterakhir,\u201d ucapnya. Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Provinsi Jateng\nImam Maskur mengatakan, sebanyak 2.692 siswa SR tahun ajaran 2026\/2027\nterdiri atas 380 siswa SD, 1.038 siswa SMP, dan 1.274 siswa SMA.\nSeluruhnya telah mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS)\npada 31 Juli 2026. Imam mengungkapkan, 10 SR permanen tersebar di\nKabupaten Pati, Banyumas, Wonosobo, Sragen, Jepara, Brebes, Cilacap,\nSukoharjo, Rembang, serta Kota Semarang. Sementara itu, enam SR berada\ndi Banjarnegara, Temanggung, Blora, Kota Magelang, Kabupaten Magelang,\ndan Kebumen. Imam menjelaskan, penerimaan siswa pada jenjang SMP dan SMA\nhampir seluruhnya telah memenuhi kuota. Sementara itu, penerimaan siswa\nSekolah Rakyat Dasar (SRD) masih menghadapi tantangan karena banyak\norang tua yang belum siap melepas anak usia enam hingga tujuh tahun\nuntuk tinggal di asrama. Untuk mengoptimalkan kapasitas sekolah, lanjut\nImam, Kementerian Sosial memberikan kebijakan agar kuota yang belum\nterisi pada jenjang SD dialihkan menjadi tambahan rombongan belajar pada\njenjang SMP dan SMA. Imam mengatakan, pengembangan SR di Jateng akan\nterus dilakukan seiring kesiapan lahan di sejumlah daerah. Menurut Imam,\nselain 10 SR permanen yang telah beroperasi, pemerintah juga tengah\nmemproses pembangunan di sejumlah kabupaten lain agar jangkauan layanan\npendidikan semakin luas. Ia menyebut, apabila seluruh 35 kabupaten\/kota\ndi Jateng memiliki SR, program itu diperkirakan mampu menampung sekitar\n35 ribu siswa. Namun, jumlah tersebut masih belum sepenuhnya mencakup\nseluruh anak dari keluarga miskin maupun anak putus sekolah sehingga\npengembangannya akan dilakukan secara bertahap.<\/p>",
        "url": "https:\/\/jawawa.id\/newsitem\/central-java-launches-10-peoples-schools-to-break-poverty-chain-1785999180",
        "image": ""
    },
    "sponsor": "Okusi Associates",
    "sponsor_url": "https:\/\/okusiassociates.com"
}