{
    "success": true,
    "data": {
        "id": 1785341,
        "msgid": "biang-kerok-rontoknya-ihsg-1780588226",
        "date": "2026-06-04 21:59:49",
        "title": "Biang Kerok Rontoknya IHSG",
        "author": " ",
        "source": "GALERT",
        "tags": "",
        "topic": "Finance",
        "summary": "The Jakarta Composite Index (IHSG) suffered a sharp decline in early trading, extending heavy losses from the previous session amid mounting pressure on the rupiah, which breached the Rp 18,000 per US dollar mark. Analysts cited the weakening currency, rising oil prices stoking inflation fears, and the potential for further Bank Indonesia rate hikes as key factors behind the sell-off, while Moody's assigned a Baa2 rating with a negative outlook to the newly formed investment management body Danantara.",
        "content": "<p>Biang Kerok Rontoknya IHSG<\/p>\n<p>JAKARTA, investor.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) kembali\nrontok pada sesi I perdagangan Kamis (4\/6\/2026). Di sekitar pukul 09.29\nWIB, IHSG minus hingga 3,13% ke level 5.755. Sebanyak 567 saham memerah,\n74 saham hijau, dan 82 saham stagnan.<\/p>\n<p>Nilai transaksi saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) tercatat telah\nsenilai Rp 3,85 triliun dengan 6,86 miliar saham diperdagangkan.<\/p>\n<p>IHSG melanjutkan catatan negatif pada perdagangan Rabu (3\/6\/2026)\nkemarin yang ditutup minus 4,11%.<\/p>\n<p>BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) sebelumnya memperkirakan secara\nteknikal, IHSG hari ini masih berpotensi melanjutkan fase\nkonsolidasi.<\/p>\n<p>\u201cDalam jangka pendek, fokus pasar akan tertuju pada perkembangan\nstabilitas rupiah, respons pemerintah terhadap tekanan pasar keuangan,\nserta hasil evaluasi indeks global yang berpotensi memengaruhi arus\nmodal asing,\u201d sebut BRIDS dalam ulasannya pada pagi hari ini.<\/p>\n<p>Sementara itu, nilai tukar (kurs) rupiah kembali melemah dalam\npembukaan perdagangan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Kamis, 4\nJuni 2026. Pelemahan rupiah mendorongnya menyentuh level Rp 18.000 per\ndolar AS.<\/p>\n<p>Berdasarkan data Bloomberg pada pukul 09.05 WIB di pasar spot\nexchange, menunjukkan nilai tukar rupiah hari ini dibuka melemah 37 poin\n(0,21%) ke level Rp 18.003 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar AS\nterlihat melemah 0,08% ke level 99.445.<\/p>\n<p>Sebelumnya, Phintraco Sekuritas menjelaskan, IHSG kemarin ditutup\nmelemah di level 5.941,07 (4,11%). Tekanan pada IHSG ini antara lain\ndisebabkan oleh berlanjutnya pelemahan Rupiah sebesar 0,71% hingga Rp\n17.966 per dolar.<\/p>\n<p>Harga minyak yang kembali naik juga memicu kecemasan akan inflasi\nyang meningkatkan peluang bagi BI untuk kembali menaikkan BI Rate pada\ntahun ini, apalagi jika Rupiah berlanjut melemah. \u201cSecara teknikal, jika\nIHSG hari ini ditutup di bawah level 5.900, maka berpotensi akan menguji\nlevel support berikutnya di 5.750-5.840,\u201d tulis Phintraco Sekuritas\ndalam risetnya, Kamis (4\/6\/2026).<\/p>\n<p>Moody\u2019s menetapkan peringkat PT Danantara Investment Management (DIM)\npada Baa2 dengan prospek negatif. Peringkat ini setara dengan peringkat\nutang Pemerintah Indonesia saat ini, yang mencerminkan keterkaitan\nkredit yang kuat antara DIM dan Pemerintah.<\/p>\n<p>Peringkat DIM<\/p>\n<p>Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel\ninvestor.id<\/p>\n<p>FollowBaca Berita Lainnya di Google News<\/p>\n<p>Read Now<\/p>",
        "url": "https:\/\/jawawa.id\/newsitem\/biang-kerok-rontoknya-ihsg-1780588226",
        "image": ""
    },
    "sponsor": "Okusi Associates",
    "sponsor_url": "https:\/\/okusiassociates.com"
}